• Senin, 5 Desember 2022

Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura Papua oleh PT Freeport Indonesia

- Kamis, 24 November 2022 | 15:10 WIB
Bapak Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Bapak Giri Wijayantoro yang juga turut membuka Rehabilitasi DAS PTFI (menanamkan bibit pohon)
Bapak Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Bapak Giri Wijayantoro yang juga turut membuka Rehabilitasi DAS PTFI (menanamkan bibit pohon)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- PT Freeport Indonesia (PTFI) mendapatkan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) berdasarkan Surat Keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor SK.

590/MENLH/SETJEN/PLA.0/12/2018 Tentang Pinjam Pakai Hutan untuk kegiatan penambangan, operasi dan produksi tembaga PT Freeport Indonesia dan fasilitas pendukungnya yang terdiri dari hutan lindung dan produksi terbatas seluas 3.810,61 Hektar hutan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Berdasarkan izin tersebut, PTFI berkewajiban membayar Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk penggunaan kawasan hutan dan melakukan penanaman sebagai bagian dari rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Baca Juga: Bappeda Papua dan PSP Sepakati Usulan Perubahan Kawasan Hutan Papua.

Penetapan 5 lokasi Rehabilitasi DAS PTFI di Provinsi Papua didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) No. 5923/Menlhk-PDASRH/KTA/DAS.1/7/2022 Tertanggal 5 Juli 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK. 3578/MENLHK-PDASHL/KTA/DAS.1/6/2020 tentang Penetapan Lokasi Penanaman dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai oleh PT Freeport Indonesia, seluas 4.232 ha. Berdasarkan SK diatas, Rehabilitasi DAS di Kabupaten Jayapura yang akan dimulai tahun 2021 hingga 2025 akan mencapai luasan 4.232 ha, mencakup beberapa lokasi di distrik yaitu Sentani Timur, Kemtuk, Waiba, Sentani Barat, Depapre, Ebungfauw, Kemtuk Gresi, Gresi Selatan, Abepura dan Heram.

PTFI bekerjasama dengan Balai Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Mamberamo, Papua untuk melakukan kegiatan Rehabilitasi. Implementasi kegiatan Rehabilitasi DAS dimulai dari penanaman hingga memelihara serta panen, mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P. 59 tahun 2019.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memulihkan, mempertahankan kawasan hutan sebagai sistem penyanggah kehidupan di sekitarnya dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat untuk jangka panjang dari tanaman hasil Rehabilitasi DAS yang dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi.

Untuk jangka panjang, diharapkan tanaman Rehabilitasi DAS yang telah ditanam dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi baru karena 25% tanaman yang akan ditanam adalah tanaman buah-buahan yang memiliki nilai ekonomis.

Areal Rehabilitasi DAS PTFI

Halaman:

Editor: Fransisca Kusuma

Artikel Terkait

Terkini

X