• Rabu, 5 Oktober 2022

UNICEF Gelar PLS Untuk Mengawasi Kebijakan Pemerintah Tepat Sasaran

- Selasa, 13 September 2022 | 21:22 WIB
Foto bersama  Kepala Kantor Unicef Perwakilan Papua dan Papua Barat, Aminuddin Mohammd Ramdan, Ketua Pengurus Yayasan Rumsram, Godlief J.W. Kawer, Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, SE., bersama Sekretaris Komisi V DPR Papua, Fauzun Nihayah dan Anggota Komisi V DPR Papua. (Ayu Ohee)
Foto bersama Kepala Kantor Unicef Perwakilan Papua dan Papua Barat, Aminuddin Mohammd Ramdan, Ketua Pengurus Yayasan Rumsram, Godlief J.W. Kawer, Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, SE., bersama Sekretaris Komisi V DPR Papua, Fauzun Nihayah dan Anggota Komisi V DPR Papua. (Ayu Ohee)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)UNICEF Tanah Papua menjalankan salah satu program prioritas di Provinsi Papua dalam bidang pendidikan. Kali ini, UNICEF bekerjasama bersama Yayasan Rumsram menyelenggarakan kegiatan workshop sosialisasi teknis pelaksanaan, pemantauan peninjauan dan evaluasi peraturan daerah (Post Legislative Scrutiny-PLS) bersama DPR Papua khususnya Komisi V, di salah satu hotel di Abepura, Senin 12 September 2022.

Kepala Kantor Unicef Perwakilan Papua dan Papua Barat, Aminuddin Mohammd Ramdan menyampaikan bahwa dari Unicef terutama di bidang pendidikan merasa ada banyak sekali tantangan, secara kebijakan sudah ada salah satunya perlu diidentifikasi kembali.

“Tantangan tersebut antara lain melihat dari akses secara fisik wilayah wilayah atau secara geografis di Papua masih sangat sulit, akses internet, akses listrik, tenaga kerja atau guru, infrastruktur masih banyak kendala, kualitas pendidikan masih banyak belum merata," katanya.

Maka, tujuan kegiatan sosialisasi PLS ini, Aminudin sampaikan untuk membantu Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini pelaksanaan kebiajakan-kebijakan.

"Workshop ini kita targetkan rekan-rekan dari parlemen DPR Papua agar bagaimana aturan-aturan yang sudah dikeluarkan apakah berjalan dengan baik atau tidak. Apabila ada yang kurang dan perlu ada perubahan, bisa mendapat masukan. Jadi kita mendorong hal tersebut dalam kegiatan ini," jelas Aminudin.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Rumsram, Godlief J.W. Kawer juga mengungkapkan, tujuan lain kegiatan PLS untuk menguatkan kapasitas para anggota DPR Papua, Tenaga Ahli DPR Papua dan Mitra DPR Papua dalam melaksanakan pemantauan peninjauan dan evaluasi Perdasi dan Perdasus, terutama yang terkait pendidikan utamanya pada isu peningkatan kemampuan dasar siswa Sekolah Dasar (SD) kelas awal.

“Mendorong anggota DPRP untuk dapat memasukan indikator literasi numerasi dalam perdasi dan perdasus pendidikan agar menjadi pedoman pengukuran kemampuan baca tulis siswa SD kelas awal, sehingga menjadi pedoman bagi provinsi dan kabupaten kota dalam penyusunan usulan program dan kegiatan yang bersumber dari dana otsus sesuai dengan kebutuhan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan ada pos pemantauan ada kerja sama antara DPRP, Unicef dan Rumsram," ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, SE menyampaikan apresiasi pada kegiatan worksop PLS ini, banyak Perdasi-Perdasus yang sudah disahkan oleh DPRP tetapi belum dijalankan dengan baik.

“Saya berharap dengan kegiatan ini bisa terus kita tindak lanjut dan meminta kepada Unicef baiknya menyiapkan kita MOU sehingga bukan saja hal mengawasi akan tetapi dalam hal sharing data, mendapatkan informasi, karena Unicef mempunyai data yang akurat lewat mitra mitranya mempunyai analisis dari data yang didapati bisa dipakai," ujarnya.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Ayu Ohee

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X