• Selasa, 29 November 2022

Meriah dan Sukses, Pemkab Jayapura Apresiasi Pentas Kuliner Swamening di Kali Biru Kampung Berap

- Senin, 3 Oktober 2022 | 19:38 WIB
Pentas Kuliner Gedi Gulung di Kali Biru, Kampung Berap, Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura, ditutup dengan resmi oleh oleh Bupati Jayapura, Matihus Awoitauw,SE.MSi, yang diwalik Asisten II, Joko Sunaryo. ( (Vihky / MC - KMAN))
Pentas Kuliner Gedi Gulung di Kali Biru, Kampung Berap, Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura, ditutup dengan resmi oleh oleh Bupati Jayapura, Matihus Awoitauw,SE.MSi, yang diwalik Asisten II, Joko Sunaryo. ( (Vihky / MC - KMAN))

JAYAPURA ( LINTAS PAPUA ) -  Pentas Kuliner Gedi Gulung di Kali Biru, Kampung Berap, Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura, ditutup dengan resmi oleh oleh Bupati Jayapura, Matihus Awoitauw,SE.MSi, yang diwalik Asisten II, Joko Sunaryo pada, 27 September 2022.

Makanan khas Gedi Gulung dalam bahasa lokal di beberapa wilayah adat di Grime Nawa disebut Swamening, Swotpun dan Swot Kulgan.

Pentas yang berlangsung selama empat hari itu, menarik banyak pengunjung karena lokasi berlangsungnya pentas tersebut di kawasan wisata Kali Biru, yang tak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan sekitarnya.

Makanan khas Gedi Gulung dalam bahasa lokal di beberapa wilayah adat di Grime Nawa disebut Swamening, Swotpun dan Swot Kulgan. ( Vihky / MC - KMAN)

Sejak hari pertama penyelenggaraan pentas hingga berakhir (24 – 27 /9), cukup banyak pengunjung yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

Pentas Gedi Gulung ini mendapat apresiasi dari Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE.MSi., yang di sampaikan oleh Asisten II, Joko Sunaryo. “Pentas ini sukses dan meriah. Bahkan pentas ini dapat mengangkat kuliner lokal untuk diketahui banyak orang. Dengan mengangkat kuliner Gedi Gunung, berarti kita telah mengangkat adat, budaya serta kearifan lokal sebagai jati diri masyarakat adat,” kata Bupati seperti yang diungkapkan Asisten II, Joko Sunaryo.

Pesan Bupati Jayapura, hal - hal seperti ini harus dipertahankan dan dilestarikan, karena sebagai jati diri masyarakat adat, hal demikian juga dapat mendatangkan berbagai manfaat. Salah satunya yaitu peningkatan ekonomi masyarakat adat. Dengan banyaknya wisatawan akan membuat makanan ini semakin terkenal dan banyak yang akan mengkonsumsinya, sehingga masyarakat Grime Nawa dapat memperoleh manfaatnya.

Lanjut, Joko Sunaryo, saat ini masyarakat adat harus bangkit dengan mengelola potensinya masing-masing, asalkan semuanya itu harus direncanakan dengan baik sesuai dengan potensi dan kearifan lokal masyarakat adat.

Pentas Gedi Gulung ini mendapat apresiasi dari Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE.MSi., yang di sampaikan oleh Asisten II, Joko Sunaryo.. (Vihky / MC - KMAN)

Ia juga berpesan agar anak muda di kampung-kampung harus diperhatikan dengan baik oleh Pemerintah Kampung, Ondoafi dan Kepala suku, sehingga bersama anak-anak muda untuk membuat suatu konsep perencanaan yang sesuai dengan potensi mereka masing-masing.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPC Granat Keerom Buka Stand di FBK VII tahun 2022

Kamis, 24 November 2022 | 12:15 WIB

Belajar Dari Daniel, Tertindas Tetap Punya Integritas

Minggu, 20 November 2022 | 18:34 WIB
X