• Selasa, 29 November 2022

Bupati Yakobus Dumupa Sampaikan Dukacita Terkait Kasus Kecelakaan dan Rusuh di Dogiyai

- Senin, 14 November 2022 | 12:46 WIB
Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa, SIP, MIP. (Foto: Istimewa)
Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa, SIP, MIP. (Foto: Istimewa)

 

MOWANEMANI (LINTAS PAPUA) — Bupati Yakobus Dumupa, SIP, MIP atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, angkat bicara dan menyampaikan ungkapan duka cita meninggalnya seorang warganya saat terjadi kecelakaan lalu lintas pada Sabtu (12/11) memudian menyulut aksi anarkis massa pasca peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah itu.

“Saya selaku Bupati dan Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya warga Dogiyai akibat kecelakaan lalu lintas maupun pembunuhan yang dilakukan pihak-pihak yang terlibat dalam kerusuhan. Kami berdoa, semoga arwah mereka diterima di sisi Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga pula keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kebahagiaan dalam hidup,” kata Bupati Dumupa melalui keterangan yang diterima dari Mowanemani, kota Kabupaten Dogiyai, Papua Selatan, Senin (14/11).

Bupati Dumupa meminta agar pelaku kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak meninggal dunia diproses dan diberi hukuman sesuai perbuatan berpijak ketentuan hukum yang berlaku.

Pemkab Dogiyai, ujarnya, juga mengutuk keras semua pihak yang melakukan kerusuhan dan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun, yang menyebabkan terbunuhnya warga yang tidak bersalah, melakukan pembakaran rumah, kios dan kantor, dan melakukan pemanahan terhadap anggota polisi yang sedang melaksanakan tugas.

“Saya meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas dengan memproses hukum terhadap pihak atau pelaku yang terlibat dalam kerusuhan dan tindakan kekerasan dalam kasus ini,” kata Dumupa, mantan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).

Bupati Dumupa meminta agar pengamanan di wilayah Dogiyai lebih ditingkatkan sejak peristiwa kecelakaan maupun kerusuhan pecah hingga waktu yang tidak ditentukan, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.

Bersamaan dengan itu, ujarnya, dilarang keras melakukan aksi demonstrasi, kegiatan-kegiatan dalam bentuk pengumpulan massa dan tindakan-tindakan lain yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan keamanan dan ketertibaan masyarakat (kantibmas), kecuali untuk kepentingan ibadah,

Bupati juga mengimbau semua pihak agar tidak melakukan tindakan provokasi dalam bentuk apapun dan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) secara lisan maupun melalui media massa dan media sosial yang dapat memperkeruh suasana dan berpotensi mengganggu kantibmas di Dogiyai.

Menurut Bupati Dumupa, Pemkab Dogiyai akan melakukan pendataan terhadap semua kerugiaan yang dialami warga tidak bersalah dan akan dilakukan penanganan secara wajar terkait kerugiaan tersebut berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Terkini

DPC Granat Keerom Buka Stand di FBK VII tahun 2022

Kamis, 24 November 2022 | 12:15 WIB

Belajar Dari Daniel, Tertindas Tetap Punya Integritas

Minggu, 20 November 2022 | 18:34 WIB
X