Pertamina Gandeng Yayasan Kitong Bisa Tuntaskan Stunting Anak Indonesia Lewat Pendidikan

- Rabu, 7 Desember 2022 | 14:40 WIB
Perhatikan Tumbuh Kembang Anak di Papua, Pertamina Gandeng Kitong Bisa Foundation Jalankan Bersinar Project. (Amanda )
Perhatikan Tumbuh Kembang Anak di Papua, Pertamina Gandeng Kitong Bisa Foundation Jalankan Bersinar Project. (Amanda )

 

 

SORONG (LINTAS PAPUA) - PT Pertamina meluncurkan Program pertama pengurangan stunting: “BERSINAR” yang akan menjangkau 1,000 anak Indonesia di daerah terluar, yakni di Papua dan Papua Barat. Untuk melaksanakan proyek ini, Pertamina menggandeng Yayasan Lokal Papua yang telah malang melintang dalam dunia pendidikan dan perkembangan anak: Kitong Bisa, atau yang lebih dikenal dengan Kitong Bisa Foundation (KBF).

Bersinar ialah program yang bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak usia pertumbuhan, yakni 5-12 tahun, lewat serangkaian pelatihan dan pendampingan kepada anak didik dan orang tua terkait pentingnya keseimbangan gizi. . Dalam proyek yang dijalankan selama dua bulan ini, KBF bukan hanya akan memberikan program pendidikan saja, tetapi juga pendampingan asupan gizi terbatas sebagai contoh yang dapat dilihat langsung oleh siswa dan orang tua.

“Saat ini kami juga tengah berdiskusi dengan Nestle dan Youfit, dua perusahaan besar yang memproduksi bahan pangan anak, untuk mendukung visi besar Yayasan Kitong Bisa dalam menurunkan Stunting, dan Pertamina sebagai salah satu BUMN besar di Indonesia, telah menunjukkan komitmennya dan menjadi contoh untuk perusahaan-perusahaan lain di Indonesia”, Ujar Annes Faidiban, Direktur Utama Yayasan Kitong Bisa

Annes juga menerangkan komitmen dari KBF untuk mendukung arahan besar Presiden Joko Widodo menurunkan Stunting hingga 0% di tahun 2024 nanti. Untuk itu KBF akan mengimplementasikan program ini di seluruh pusat belajarnya baik di Papua, maupun di Provinsi-provinsi Lain di Indonesia.

Kegiatan dari Bersinar Project ini akan berjalan selama dua bulan di wilayah Sorong - Papua Barat dan Jayapura - Papua, khususnya di sekiraran tempat pusat belajar Kitong Bisa (KLBC) yang berlokasi dalam area operasi Pertamina. Di mana kondisi umum anak-anak di Papua, khususnya di wilayah yang didamping oleh KBLC umumnya dari anak-anak dari keluarga tidak mampu yang berdampak pada asupan gizi mereka. Berat badan yang tidak sesuai dengan umur, mengindikasikan gejala stunting.Hal tersebut akan berpengaruh pada tumbuh kembang otak anak-anak pada saat pertumbuhan di usia pertumbuhan tersebut.

Apresiasi kepada PT. Pertamina disampaikan oleh Annes, mewaliki KBF dan seluruh pemangku kepentingan di Papua dan Papua Barat atas program yang diluncurkan pertamina ini.
"Mewakili Kitong Bisa Foundation (KBF) saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan dan perhatian PT. Pertamina, kepada Tanah Papua, khususnya untuk tumbuh kembang anak. Tidak hanya mengedukasi anak-anak, program ini juga melibatkan para orang tua tentang edukasi gizi pada anak. Melalui Coorporate Secretary PT. Pertamina dengan program CSR nya, Bersinar Project ini dapat berjalam," ungkap Annes, sapaan akrab CEO KBF tersebut, melalui keterangan pers secara terpisah.

Suasana Perhatikan Tumbuh Kembang Anak di Papua, Pertamina Gandeng Kitong Bisa Foundation Jalankan Bersinar Project. (Amanda)

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Produk Sirup Obat Ini Ditarik BBPOM Jayapura

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 15:25 WIB
X