Program "Keerom Lumbung Jagung Nasional" Resmi Dilaksanakan Dimulai dari Wambes.

E J
- Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:47 WIB
WhatsApp Image 2022-08-11 at 19.31.06 (1)
WhatsApp Image 2022-08-11 at 19.31.06 (1)

KEEROM (LINTAS PAPUA) - Setelah melalui jalan panjang dan usaha tak kenal lelah, akhirnya Pemkab Keerom dibawah pimpinan Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, berhasil mewujudkan program Keerom sebagai salah satu "Lumbung Jagung Nasional".

Peresmian dimulainya program tersebut ditandai dengan penumbangan pohon kelapa sawit yang dialihfungsikan sebagai lahan jagung di Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kab. Keerom pada Kamis, 10 Agustus 2022. Turut hadir pada kegiatan ini, Forkompinda Keerom dan pihak III sebagai konsultan dan pelaksana penyiapan lahan.

-


Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, dan Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSI, menandai dimulainya program tersebut dengan ikut menaiki excavator yang menumbangkan pohon kelapa sawit.

"Mulai hari ini, alat berat ini akan bekerja untuk menyiapkan lahan jagung sehingga para petani di Wambes dan menyusul beberapa kampung lainnya akan mulai menanam jagung. Tahap awal direncanakan seluas 3000 Ha, dimulai di Wambes 500 Ha ini," ujar Bupati.

-


Bupati juga mengingatkan bahwa program "Lumbung Jagung Nasional" di Keerom adalah program strategis antara pusat dan daerah untuk menjawab tantangan dunia yaitu kerawanan pangan.

"Tanggal 5 Oktober 2021 di Jayapura, saya bertemu presiden Joko Widodo dan menyampaikan masalah kebun kelapa sawit yang vakum di Keerom, dan akhirnya disepakati untuk mengatasi hal ini adalah replanting dan penanaman jagung," ujarnya lanjut.

-


Untuk itu ia meminta masyarakat mendukung program tersebut. Karena ini adalah program nasional dan daerah.

"Pemerintah pusat dan kabupaten sepakat, penanaman jagung ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat, percaya itu, karena pemerintah adalah wakil Tuhan di dunia," tutupnya.

Sementara itu, Sekda Keerom, Trisiswanda Indra N, SPt, selaku ketua panitia program tersebut, mengemukakan dari pertemuan antara tokoh adat, pemilik lahan dan petani plasma, telah disepakati untuk program tersebut harus jalan dan masyarakat mendukung penuh program "Keerom sebagai Lumbung Jagung Nasional."

"Masyarakat memohon atas program ini, untuk pemerintah memberikan perhatian bagi masyarakat adat terkait pembangunan rumah masyarakat, fasilitas umum, dan pemuda-pemudi di Wambes yang berpotensi untuk menjadi ASN, dan juga anggota TNI-POLRI," pungkasnya.**

(Arief Nugroho / lintaspapua.com)

-

Editor: E J

Terkini

GKI Maranatha Yabanda Gelar Lomba Panah Tradisional

Senin, 6 Februari 2023 | 09:50 WIB

Bupati Keerom Serahkan Ambulance ke Warga Tramelyan

Senin, 6 Februari 2023 | 07:29 WIB

Sat Resnarkoba Polres Keerom Sosialisasi Cegah Narkoba

Minggu, 5 Februari 2023 | 07:39 WIB

Ke Towe Atas, Bupati Keerom Setuju Kampung Direlokasi

Minggu, 29 Januari 2023 | 22:37 WIB

Fraksi Partai Golkar Kawal Replanting Sawit Keerom

Rabu, 25 Januari 2023 | 23:01 WIB

Bupati Keerom Serahkan SK 111 Guru Jalur P3K

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:28 WIB

Di Senggi, Bupati Keerom Serahkan 6 Kendaraan

Minggu, 22 Januari 2023 | 12:19 WIB

Bupati Keerom Kunjungan Kerja ke Molof

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:58 WIB
X