Pastor Jhon Djonga Bawa Doa Sejarah Putra Sirat 2000 Tahun Silam

E J
- Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:17 WIB
WhatsApp Image 2022-08-17 at 14.12.22
WhatsApp Image 2022-08-17 at 14.12.22

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Pastor Projo kota Jayapura, Jhon Djonga, Pr membawakan Doa Putra Sirat 2000 tahun silam pada acara renungan suci menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-77 di Kampung Workwana, Kabupaten Keerom, Selasa malam (16/08).

Pastor membawakan doa setelah mantan Panglima TPM-OPM Victoria, Lambert Pakikir kilas balik "Pertemuan Dua Sahabat", berikut Doa sejarah Putra Sirat yang dibawakan oleh Pastor John Djonga, Pr ;

“Doa yang saya bawakan dan ulangi kembali 2000 tahun yang lalu dari seorang yang bernama Putra Sirat”.

Pemerintah yang bijak mempertahankan ketertiban-ketertiban pada rakyatnya dan pemerintahan orang arif adalah yang teraktif seperti penguasa bangsa demikianpun para pegawainya.

Dan seperti Pemerintah kota demikian pula semua penduduknya. Raja yang tidak terdidik membinasakan rakyatnya tetapi sebuah kota sejahtera berkat kearifan para pembesarnya.

Di dalam tangan Tuhan terletak kuasa atas bumi dan pada waktunya dia mengangkat orang yang serasi atasnya.

Di dalam tangan Tuhanlah, terletak kemujuran seorang manusia dan kepada para pejabat dikaruniakan olehnya martabatnya.

Hendaklah engkau tidak pernah menaruh benci kepada sesamamu, apapun juga kesalahannya dan jangan berbuat apa-apa terpengaruh oleh nafsu.

Kecongkanlah, kencongkakan dibenci oleh Tuhan maupun oleh manusia dan bagi kedua-duanya kelaliman adalah salah.

Pemerintahan beralih dari bangsa yang satu kepada bangsa dan yang lain akibat kelaliman kekerasan dan uang.

Tuhan pada hari ini kami warga masyarakat Keerom khusunya di Kampung Workwana ini bersama bapak Danrem dan seluruh undangan yang hadir, kami merenungkan kata-kata dari nabi dan penulis Putra Sirat ini bahwa kejahatan tidak bisa untuk membawa kesejahteraan.

Keadilan membawa orang kepada kedamaian.

Dan juga kedamaian itu membawa orang kepada suka cita dan harapan.

Semoga pada malam hari ini kami sekeluarga besar baik di Workwana, maupun di seluruh Kabupaten Keerom, tidak ada lagi yang sakit hati, yang menderita karena gaji tidak ada, karena tunjangan-tunjangan rakus telah dimakan oleh mereka dan semoga keadilan berdiri di tanah ini dan semoga kemerdekaan di 77 tahun ini menghasilkan keadilan, kedamaian dan juga sukacita bagi seluruh rakyat baik kita Indonesia, di tanah Papua maupun di tanah Keerom ini.

Ini yang kami sampaikan padamu Ya Bapa pada malam renungan suci ini. Semoga semua mereka yang telah menginisiasi, yang telah mensponsori bapak Danrem, bapak Lambert dan semua yang hadir diberi berkat kekuatan Allah. Semakin bijaksana dan kiranya Tuhan selalu memberi kesehatan kepada mereka.

Bagi kami seluruh warga Keerom khususnya di Workwana kiranya Tuhan selalu memberi kekuatan supaya didalam masyarakat ada persatuan dan kesatuan, ada sukacita dan harapan, ada kegembiraan dan juga kesuksesan-kesuksesan.

Kiranya Tuhan telah memberikan kepada kami hari-hari yang penuh sukacita karena semua yang kami harapkan, yang kami rindukan dan kami doakan adalah kebahagiaan, kebaikan dan juga kesejahteraan rakyat.

Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami Amin. ***

(Lambert / lintaspapua.com)

Editor: E J

Terkini

GKI Maranatha Yabanda Gelar Lomba Panah Tradisional

Senin, 6 Februari 2023 | 09:50 WIB

Bupati Keerom Serahkan Ambulance ke Warga Tramelyan

Senin, 6 Februari 2023 | 07:29 WIB

Sat Resnarkoba Polres Keerom Sosialisasi Cegah Narkoba

Minggu, 5 Februari 2023 | 07:39 WIB

Ke Towe Atas, Bupati Keerom Setuju Kampung Direlokasi

Minggu, 29 Januari 2023 | 22:37 WIB

Fraksi Partai Golkar Kawal Replanting Sawit Keerom

Rabu, 25 Januari 2023 | 23:01 WIB

Bupati Keerom Serahkan SK 111 Guru Jalur P3K

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:28 WIB

Di Senggi, Bupati Keerom Serahkan 6 Kendaraan

Minggu, 22 Januari 2023 | 12:19 WIB

Bupati Keerom Kunjungan Kerja ke Molof

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:58 WIB
X