• Kamis, 8 Desember 2022

Bupati Piter Gusbager ‘Tiup Yi’ Tandai Pembukaan Festival Budaya Keerom VII 2022

- Rabu, 23 November 2022 | 00:08 WIB
 Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut MUP melakukan peniupan Yi untuk menandai pembukaan Festival Budaya Keerom atau FBK VII Tahun 2022. (Arief Nugroho  / lintaspapua.com)
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut MUP melakukan peniupan Yi untuk menandai pembukaan Festival Budaya Keerom atau FBK VII Tahun 2022. (Arief Nugroho / lintaspapua.com)

Bupati Keerom, kepada media, mengemukakan bahwa tujuan digelarnya adalah dengan mengemukakan kegiatan FBK dilaksanakan adalah untuk mengangkat dan melestarikan budaya. (Arief Nugroho / lintaspapua.com)

Bupati Keerom, kepada media, mengemukakan bahwa tujuan digelarnya adalah dengan mengemukakan kegiatan FBK dilaksanakan adalah untuk mengangkat dan melestarikan budaya.

"Budaya merupakan bagian yang terpisahkan bagi masyarakat, berbangsa dan bernegara, karena kekayaan seni dan budaya adalah bagian dari kekayaan intelektual kita. Untuk kesempatan ini kita tampilkan seluruh adat budaya di penjuru negeri ada baik dari masyarakat pribumi dan non pribumi dalam Fesrival Budaya Keerom ke VII tahun 2022,"ujar  Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut MUP, di Keerom, Selasa, 22 November 2022.

Ia menambahkan bahwa keberagaman budaya adalah hal yang patust disyukuri. "Dengan momentum ini masyarakat dari beragam tempat dan budaya bertemu, bercengkarama, saling kenal, untuk adanya terjadi sosialisasi, diatas itu semua kita ingin ada pembinaan anggar seni budaya, pentas ini akan jadi triger sanggar seni hasilkan ekonomi bagi komunitasnya,"lanjutnya.

Sebuah Tarian Non Lokal ikut mewarnai Festival Budaya Keerom. Dijadwalkan Festival Budaya Keerom kali ini berlangsung 3 hari (22--24/11/2022) di Lapangan Bola Asyaman dan diisi dengan beragam kegiatan seni budaya. (Arief Nugroho / lintaspapua.com)


Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara, Dwi Marhen Yono, SSTP, bahwa sesuai rencana pemerintah, ia mengemukakan bahwa tahun depan diperkirakan terjadi resesi global maka pemerintah mentargekan 1,4 wisatawan bergerak di Indonesia.

Baca Juga: Terimakasih Bupati Keerom, Piter Gusbager Sudah Meninjau Pembangunan Gereja GKI Galilea Yaturaharja Arso

"Jika setiap wisatawan ini mengeluarkan uang Rp 1 juta/orang maka ada 1.400 Miliar dari wisatawan. Pertanyaannya Keerom akan dapat berapa. PR-nya adalah bagaimana Bupati dan jajaran bisa melaksanalan iven-iven yang mengundang orang untuk datang ke Keerom. Tadi saya sarankan agar untuk kegiatan-kegiatan ini lebih melibatkan banyak orang dan membuat iven yang memadukan unsur culture, sports dan tourism,"pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Rasdi Siswoyo dalam laporannya, mengemukakan bahwa tema kegiatan FBK kali ini adalaah Mengangkat Harkat dan Martabat Budaya Masyarakat Perbatasan RI-PNG.

"Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari yaaitu tanggal 22, 23 dan 24 November 2022. Diharapkan FBK dapat meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Keerom terutama bagi pelaku budaya dan seniman yang ada di Kabupaten Keerom,"pungkasnya.  (ariefnugroho/lintaspapua.com)

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMKM di Keerom Didorong Agar Miliki Legalitas Usaha

Senin, 28 November 2022 | 11:47 WIB

Pemkab dan DPRD Keerom Mulai Bahas RAPBD 2023

Jumat, 25 November 2022 | 20:19 WIB

Keerom Segera Miliki Tugu Lingkaran Yi Matahari Terbit

Minggu, 20 November 2022 | 16:08 WIB
X