Triwarno Purnomo Tak Miliki Mobil Dinas Pj Bupati Jayapura, Kuasa Hukum Uraikan Persepsi Tersebut

- Sabtu, 25 Maret 2023 | 16:09 WIB
Team Penasehat Hukum RDAPA, Matheus Mamun Sare, S.H, Deli Lusyana Watak, S.H, dan Ferianto Raga L­­­­­­­­­awa, S.H. (LPC)
Team Penasehat Hukum RDAPA, Matheus Mamun Sare, S.H, Deli Lusyana Watak, S.H, dan Ferianto Raga L­­­­­­­­­awa, S.H. (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) -  Tim Penasehat Hukum RDAPA, Matheus Mamun Sare, S.H, bersama Deli Lusyana Watak, SH. dan Ferianto Raga Lawa, S.H., di Abepura, Sabtu, 25 Maret 2023., dalam keterangan kepada media menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan mobil dinas sebagai Pegawai Provinsi Papua, bukan sebagai Mobil Dinas Penjabat Bupati Jayapura.

"Bahwa Benar, Mobil Dinas yang digunakan oleh Klien kami adalah Mobil Dinas Provinsi Papua yang diperuntukan bagi Ayah Klien kami dan bukan Mobil Dinas Penjabat Bupati Jayapura," ujar Tim Penasehat Hukum RDAPA, Matheus Mamun Sare, S.H,.

Dikatakan, bahwa Benar, Ayah Klien pihaknya selama ini tidak memiliki kendaraan pribadi berupa Roda Empat, sehingga Mobil Dinas tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari bagi Keluarga.

"Bahwa Benar, oleh karena itu untuk keperluan kleuarga, Ayahnya mengizinkan Klien kami menggunakan Kendaraan tersebut untuk mengantar Adiknya ke GOR Trikora untuk ikut pertandingan Bola Basket," jelasnya.

 

Hal ini dbenarkan pula, Kuasa Hukum RDAPA  Lainnya, Deli Lusyana Watak, SH. menuturkan bahwa Benar, pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2023 Kliennya menggunakan Mobil Dinas tersebut untuk mengantar Adiknya ikut Pertandingan Bola Basket di GOR Trikora Abepura bersama temannya dan bukan digunakan untuk tindak pidana kejahatan dalam perkara a quo\.

"Bahwa Benar, selama ini Klien kami dipercayakan oleh Ayahnya untuk mengurus adik-adiknya, karena mengingat Klien kami adalah anak Sulung," jelasnya.

Disampikan, bahwa benar, sehingga Mobil Dinas tersebut dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Sebagaimana sebelumnya, Tim Penasehat Hukum RDPA, Matheus Mamun Sare, S.H., juga  menyampaikan, bahwa pihaknya akan selalu tempuh cara damai dan siap memberikan klarifikasi atas apa yang terjadi sebenarnya.

 

Dalam keterangan pers yang diterima , Tim Penasehat Hukum RDPA, Matheus Mamun Sare, S.H menyampaikan, bahwa  2 (dua) kali yaitu di depan SPBU Padang Bulan dan di dalam mobil di Parkiran Fakultas Kedokteran UNCEN, namun Klien kami menganggap hal tersebut bukan hal serius karena mengingat hubungan baik selama ini.

 

"Bahwa apabila Klien kami memiliki Niat Jahat yaitu melakukan Penganiayaan terhadap Pelapor, tidak mungkin Klien kami berada di Tempat Kejadian Perkara dalam waktu yang lama, dan tidak mungkin sebelum pulang Klien kami menawarkan Pelapor diantar pulang ke rumahnya," ujar Matheus Mamun Sare, SH., dalam keterangan yang didampingi Kuasa Hukum lainnya, Ferianto Raga Lawa, S.H., di Abepura, Sabtu, 25 Maret 2023.

Dijelaskan, bawha bahwa dalam perkara a quo Klien kami tidak ada memiliki niat jahat untuk melakukan penganiayaan terhadap pelapor.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Artikel Terkait

Terkini

Mei 2023, Dana Otsus Baru Capai 4,75 Persen

Rabu, 31 Mei 2023 | 03:15 WIB
X