• Rabu, 5 Oktober 2022

Banyak Lapangan Terbang di Papua Belum Miliki Instalasi Pengamanan yang Memadai

- Minggu, 11 September 2022 | 20:16 WIB
Ketua IPI Capt. Rama Noya. Danlanud Silas Papare, Marsma Pnb. Dadan Gunawan (Irfan)
Ketua IPI Capt. Rama Noya. Danlanud Silas Papare, Marsma Pnb. Dadan Gunawan (Irfan)

Dari Acara Coffee Morning yang Diadakan IPI

SENTANI (LINTAS PAPUA) - Ikatan Pilot Indonesia (IPI) mencatat, masih banyak bandara atau lapangan terbang di Papua yang hingga saat uni belum memiliki instalasi pengamanan atau perangkat pendukung yang memadai.

"Di mana, saat ini berdasarkan catatan kami dari IPI baru tercatat sebanyak 12 pos pengamanan bandara oleh Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU," kata Ketua IPI Capt. Rama Noya ketika dikonfimasi wartawan disela-sela acara Coffee Morning Implementasi Keselamatan Penerbangan di Papua, Sabtu, 10 September 2022 di Suni Garden Lake Hotel & Resort, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Capt. Rama Noya pun mencontohkan, Bandara (Lapangan Terbang) Kenyam, di Kabupaten Nduga, yang belum memiliki pengamanan memadai. Sehingga sering terjadi kasus gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kondisi ini belum termasuk sejumlah airstrip (lapangan terbang sementara) yang jumlahnya ratusan di seluruh Papua.

Selain itu, dirinya menambahkan, jika pengamanan bandara dan pembangunan fasilitas keselamatan penerbangan menjadi PR (pekerjaaan rumah) bersama yang membutuhkan kolaborasi sejumlah pihat terkait. Untuk itu, pihaknya berharap hasil dari diskusi ini bisa menjadi perhatian pemerintah untuk melengkapi sarana pendukung sebuah bandara, baik itu dari segi pengamanan wilayah maupun perbaikan infrastruktur penerbangan di Papua.

Seperti diketahui, dunia penerbangan di Papua menjadi sangat vital karena untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat, terutama di wilayah Pegunungan Papua yang selama ini sangat mengandalkan transportasi udara.

"Jadi, layanan penerbangan sipil di wilayah Pegunungan Papua menjadi misi kemanusiaan bagi para pilot dan maskapai. Karena banyak daerah yang hanya bisa didatangi dengan jalur udara hingga membuat seluruh kebutuhan masyarakat harus dibawa dengan menggunakan pesawat terbang. Sehingga faktor keamanan menjadi sangat penting, agar para pilot dapat terbang dengan aman dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi," tukas mantan Wakil Ketua IPI periode 2019-2022 ini.

Senada dengan hal itu, Danlanud Silas Papare Marsma Pnb. Dadan Gunawan mengakui, bahwa pihak TNI AU juga terkendala berbagai hal, sehingga5 tidak dapat mengamankan seluruh bandara di Papua.

"Banyak sekali bandara yang belum ada pengamanannya. Ada sekitar 500 bandara di Papua, tapi dari 500 bandara itu kita bisa pilih-pilih mana yang tingkat kerawanannya paling tinggi itu yang akan diisi oleh keamanan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan.

Sumber: Irfan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kuliner Swamening Diharapkan Masuk Pasar Modern

Senin, 3 Oktober 2022 | 18:14 WIB
X