• Senin, 5 Desember 2022

Bupati Mathius Apresiasi dan Dukung Kegiatan Sentani City Week

- Jumat, 23 September 2022 | 12:50 WIB
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw didampingi Ketua Panitia Sentani City Week yang juga Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., Ketua BPD Forum Sopan Kabupaten Jayapura H. Abd. Karim, Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura H. Wagus Hidayat, Ketua HKJM Kabupaten Jayapura  (Irfan/Lintas Papua)
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw didampingi Ketua Panitia Sentani City Week yang juga Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., Ketua BPD Forum Sopan Kabupaten Jayapura H. Abd. Karim, Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura H. Wagus Hidayat, Ketua HKJM Kabupaten Jayapura (Irfan/Lintas Papua)

(Irfan/Lintas Papua)

Mathius Awoitauw juga mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia serta pihak-pihak lain yang ikut terlibat dalam kegiatan ini.

"Oleh karena itu, ucapan terima kasih banyak kepada panitia terutama untuk ketua panitia yang sangat kreatif dan luar biasa sekali. Apalagi menjelang kongres (AMAN), itu kita sudah mulai menyuarakan dan juga mempersiapkan semua masyarakat kampung agar dapat berpartisipasi, meskipun secara tidak langsung. Tidak apa-apa, tetapi kita sebagai tuan rumah, suasana itu yang penting," ucap pria yang juga Ketua Umum Panitia KMAN VI 2022 ini.

(Irfan/Lintas Papua)

"Sekali lagi saya sampaikan, bahwa kegiatan ini bisa dilakukan lagi jelang pelaksanaan kongres masyarakat adat nusantara sebagai pre event menuju pembukaan KMAN VI 2022. Hari Sabtu (24/9) lusa hingga Senin (26/9) pekan depan ini ada pre event juga, tapi kita lakukan di Berap. Yakni, ada festival swamening dan juga ada sejumlah kegiatan lainnya yang akan dilakukan disana," tambahnya.

Pembukaannya itu hari Sabtu lusa, ada rapat kerja masyarakat adat disana, juga ada kegiatan Peradi yang akan melakukan MoU dengan masyarakat adat untuk pendampingan hukum kedepannya agar masyarakat adat bisa mendapatkan kepastian hukum.

"Hal itu semua juga dalam pre event menuju kongres masyarakat adat, karena kongres ini merupakan acara terbesar di dunia berdasarkan penilaian dari masyarakat adat negara-negara lain. Untuk itu, kita harus jaga karena ini wibawa bangsa kita. Tetapi, juga masyarakat adat kita yang mempunyai kekuatan luar biasa untuk kongres. Dalam pelaksanaan kongres nantinya banyak pesan-pesan yang akan disampaikan seperti ketahanan pangan kedepan, masyarakat adat kita harus eksis untuk memperkuat itu," pungkas Bupati Jayapura dua periode ini.***

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan.

Sumber: Irfan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X