• Senin, 5 Desember 2022

Inilah Pesan Ketua BP AM Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu Saat Buka Giat Sidang Klasis Sentani

- Sabtu, 5 November 2022 | 22:06 WIB
etua Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, ketika sedang menabuh Tifa sebagai tanda dibukanya secara resmi Sidang Klasis XIX GKI Sentani. (Muhammad Irfan  / lintaspapua.com)
etua Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, ketika sedang menabuh Tifa sebagai tanda dibukanya secara resmi Sidang Klasis XIX GKI Sentani. (Muhammad Irfan / lintaspapua.com)

Buka Sidang Klasis XIX GKI Sentani, Ketua Sinode Sampaikan Lima Hal Penting.

SENTANI (LINTAS PAPUA)  - Sidang Klasis XIX GKI (Gereja Kristen Injili) Sentani resmi dibuka, kemarin.


Forum yang diadakan lima tahun sekali itu dibuka oleh Ketua Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th.


Sidang Klasis XIX yang digelar di Jemaat Onomi Felavauw selama empat hari, terhitung dari tanggal 3 hingga 6 November 2022 itu dihadiri peserta sebanyak 367 orang yang terdiri dari peserta aktif 257 orang dan peninjau 110 orang.


"Jadi, dalam sidang klasis kali ini ada lima hal penting yang ingin saya sampaikan dan perlu diperhatikan dalam sidang ini," ujar Pendeta Andrikus Mofu, ketika menjawab pertanyaan wartawan media online ini usai membuka secara resmi Sidang Klasis XIX GKI Sentani tahun 2022.


Pertama, sidang klasis adalah tempat untuk melakukan evaluasi terhadap semua pelayanan yang telah berlangsung selama 5 tahun sebelumnya. Baik itu, evaluasi menyangkut program pelayanan, tetapi juga menyangkut pengelolaan keuangan gereja.


Kedua, dalam sidang klasis juga akan di bahas dan menyusun program pelayanan dan anggaran yang akan dilakukan pada 5 tahun berikutnya. Yaitu, tahun 2022 - 2027. Ketiga, dalam sidang klasis ini akan ada penetapan jemaat - jemaat baru atas usulan jemaat-jemaat.


Keempat, dalam sidang klasis akan dilakukan pemilihan, baik pemilihan Badan Pekerja Klasis (BPK). Tetapi, juga pemilihan BPPG Klasis Sentani untuk masa bakti 2022 - 2027. Kemudian yang kelima, sidang klasis ini adalah tempat di mana mereka menggumuli persoalan-persoalan yang timbul di tengah jemaat-jemaat.

Sidang Klasis XIX yang digelar di Jemaat Onomi Felavauw selama empat hari, terhitung dari tanggal 3 hingga 6 November 2022 itu dihadiri peserta sebanyak 367 orang yang terdiri dari peserta aktif 257 orang dan peninjau 110 orang. (Irfan / lintaspapua.com)

“Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh peserta sidang ini agar mengikuti sidang ini dengan baik dan menjaga wibawa sidang ini. Supaya sidang ini berlangsung sesuai dengan tujuan dan juga sesuai dengan apa yang di harapkan,” ujar Ketua BP AM Sinode GKI di Tanah Papua dua periode ini.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X