• Kamis, 8 Desember 2022

Polres Jayapura Amankan Belasan Orang untuk Dimintai Keterangan Terkait Aksi Demo

- Selasa, 15 November 2022 | 19:05 WIB
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H, saat diwawancara. (Irfan / lintaspapua.com)
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H, saat diwawancara. (Irfan / lintaspapua.com)



SENTANI (LINTAS PAPUA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayapura mengamankan 17 massa aksi demo yang menggelar unjuk rasa di depan jalan masuk Pos 7 Atas, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.


Karena puluhan massa aksi demo yang kembali melakukan aksi demonstrasi pada Selasa, 15 November 2022 pagi ini sama dengan aksi demo yang pernah dilakukan sebelumnya beberapa pekan lalu.


Aksi demo dari Front Rakyat Papua dengan agenda menolak dialog versi Komnas HAM RI dan juga menolak penyelenggaraan KTT G20 di Bali, serta meminta referendum ini tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian, sehingga dibubarkan dan belasan massa aksi demo diamankan untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.


Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., mengatakan, para massa aksi yang melakukan demonstrasi di jalan masuk Pos 7 Atas Sentani itu tidak dilengkapi dengan surat izin melaksanakan aksi unjuk rasa tersebut.

Meski begitu, pihak kepolisian tetap memberikan izin kepada massa demo untuk menyampaikan aspirasinya sesuai dengan batas waktu yang sudah ditentukan oleh pihak keamanan.


"Sebenarnya demo tadi ini pemberitahuan atau izin dari pihak kepolisian tidak ada. Sudah dikasi kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya terkait dengan apa yang mereka sampaikan, dengan waktu yang sudah diberikan. Tapi ternyata tidak diindahkan, sehingga dibubarkan dan sebagian ada yang diamankan untuk dimintai keterangan," kata AKBP Fredrickus Maclarimboen, ketika dikonfimasi wartawan saat ditemui usai menghadiri acara Syukuran HUT Ke-57 Wakil Bupati Jayapura, di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa, 15 November 2022.


Lanjut Kapolres Jayapura menyampaikan, ada sekitar 17 orang peserta aksi yang sempat diamankan oleh pihak kepolisian, untuk dimintai keterangan terkait dengan aksi demonstrasi tersebut. Mereka dibawa atau diangkut menggunakan mobil Polisi ke Polres Jayapura.


Berdasarkan pantauan media online ini aksi demo itu dilakukan oleh puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Front Rakyat Papua dan mereka berkumpul di sekitar jalan masuk Pos 7 Atas Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa, 15 November 2022 pagi.


Aksi demo tersebut dijaga ketat oleh pihak keamanan, baik polisi maupun TNI. Pada bagian akhir pelaksanaan aksi demo itu sempat ada kericuhan antara pihak demonstran dengan aparat keamanan. Hal itu disebabkan karena polisi mengamankan 17 orang yang diduga menjadi aktor utama dari aksi demo tersebut. (Irf)

Editor: Eveerth Joumilena

Artikel Terkait

Terkini

X