• Kamis, 8 Desember 2022

DPRD Kabupaten Jayapura Hanya Usulkan Hana Hikoyabi Sebagai Pj. Bupati Jayapura

- Rabu, 16 November 2022 | 21:45 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Dra. Hana S.  Hikoyabi, S.Pd., M.KP., saat memberikan keterangan kepada media. (irfan  / lintaspapua.com)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Dra. Hana S. Hikoyabi, S.Pd., M.KP., saat memberikan keterangan kepada media. (irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) - Seiring dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura, pada tanggal 12 Desember mendatang, DPRD Kabupaten Jayapura telah menetapkan satu calon Penjabat (Pj) Bupati Jayapura yang diajukan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)


Satu nama calon tersebut dipilih dari usulan DPRD Kabupaten Jayapura bersama masing-masing fraksi melalui Rapat Internal DPRD, belum lama ini.


Satu nama itu adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Dr. Dra. Hana Salomina Hikoyabi, S.Pd., M.KP., yang diusulkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk ditetapkan menjadi Penjabat (Pj) Bupati Jayapura.


Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, S.IP., M.H., mengatakan, kesepakatan dari DPRD dengan masing-masing fraksi itu mengusulkan satu nama yakni, Sekda Kabupaten Jayapura Dr. Dra. Hana Salomina Hikoyabi, S.Pd., M.KP.

Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, S.IP.,M.H., saat diwawancara. (Viktor Done )

"Jadi, pengusulan nama penjabat (Pj) bupati itu tahapannya sudah kita lakukan dan itu sebelumnya kita sudah lakukan. Bukan karena ada surat masuk dari (Mendagri) ini, namun sudah kita lakukan. Bahwa, di kirim nama tersebut," katanya ketika menjawab pertanyaan wartawan media online ini usai memimpin Sidang Paripurna IV Masa Persidangan III tentang Nota Keuangan dan Raperda APBD Kabupaten Jayapura Tahun 2023, di Ruang Rapat Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, Gunung Merah, kemarin.


"Diusulkan tiga nama, tapi kesepakatan dari DPR dengan fraksi itu satu nama yang diusulkan dan sudah dikirim setelah rapat paripurna usai kita dapat surat dari Mendagri. Itu diusulkan tiga, tapi dari keputusan fraksi dan diskusi-diskusi sudah berlangsung. Secara formal itu suratnya belum datang (masuk), karena kita mengantisipasi untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Karena antisipasi itu, ya udah kita kirim karena dewan sudah sepakat dan bukan karena pimpinan," tambah Legislator Partai NasDem Kabupaten Jayapura ini.


Meski secara regulasi, selain usulan nama dari DPRD, juga akan ada usulan nama dari provinsi, dan Mendagri. Karena penentuan terakhir soal Pj Bupati ini ada di Mendagri.


"Memang injury time (batas waktunya) di tanggal 18 (November) ini nama yang diusulkan itu tidak berubah. Memang ada usulan dari kabupaten (DPRD), provinsi dan Mendagri. Serta, ada tim khusus yang dibentuk oleh negara, kemudian dibahas dan itulah yang dibawa ke Sekretaris Negara," ungkapnya.


Klemens mengatakan, sebelum masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati berakhir pada 12 Desember nanti, sudah ditentukan nama Pj Bupati Jayapura.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Artikel Terkait

Terkini

X