Gelar Tatap Muka dengan Masyarakat Adat, Mathius Awoitauw Pamit Jelang Akhir Jabatan

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:01 WIB
Bupati Jayapura bersama masyarakat adat. (irfan   / lintaspapua.com)
Bupati Jayapura bersama masyarakat adat. (irfan / lintaspapua.com)

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat berbincang dengan masyarakat adat dan tokoh adat usai melakukan tatap muka bersama, di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 30 November 2022.



SENTANI (LINTAS PAPUA) - Masa jabatan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw hanya tinggal tersisa 12 hari lagi. Masa bhakti Mathius sebagai Bupati Jayapura usai 12 Desember 2022 atau sekitar 12 hari lagi.


Untuk itu, Mathius pun mulai berpamitan dan ucapkan terima kasih kepada sejumlah elemen warga di setiap kesempatan.
Bertempat di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 30 November 2022, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw melaksanakan tatap muka dengan para Ondofolo dan tokoh adat.


Kepada wartawan, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengucapkan terima kasih, apresiasi dan rasa bangganya pada masyarakat adat, Ondofolo dan tokoh adat di Kabupaten Jayapura.


"Jadi, nama Kabupaten Jayapura ini terangkat karena masyarakat adat dan juga tokoh-tokoh adat. Dalam kesempatan ini, saya selaku kepala daerah menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi untuk kebersamaan kita selama ini," ujarnya usai tatap muka bersama masyarakat adat, Rabu, 30 November 2022 siang.
Bupati juga mengatakan bahwa ada banyak pengalaman berharga, suka, maupun duka yang telah dilalui bersama masyarakat adat dan tokoh adat.


"Kebangkitan masyarakat adat yang mereka nyatakan di tahun 2013 itu. Nah, dari kebangkitan masyarakat adat itulah kita dapat inspirasi-inspirasi banyak, kemudian kita coba membuat regulasi-regulasi di daerah ini seperti pemetaan-pemetaan wilayah adat, kampung-kampung adat dan hutan-hutan adat, serta pelaksanaan kongres masyarakat adat nusantara kemarin. Jadi, saya pikir ini karya besar yang dilakukan selama 9 tahun ini melalui kebangkitan masyarakat adat tersebut," tambah orang nomor satu di Kabupaten Jayapura ini.


Semua itu tentunya, menurut Mathius, tidak akan terwujud tanpa dukungan, kerjasama dan partisipasi dari semua pihak dan semua elemen masyarakat Kabupaten Jayapura, termasuk para Ondofolo, masyarakat adat, tokoh adat dan Dewan Adat Suku (DAS).


Walaupun nantinya ada pergantian kepemimpinan, Ketua DPW Partai NasDem Papua ini pun berharap semuanya tetap bersatu dan mendukung program-program pemerintahan dan pembangunan.


"Ke depan, pilih pemimpin di Kabupaten Jayapura, yang bisa melanjutkan perjuangan ini. Hal ini semata-mata demi kebaikan, kemajuan dan kesejahteraan kita bersama warga masyarakat Kabupaten Jayapura," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Artikel Terkait

Terkini

Pj Bupati Jayapura Diminta Bekukan Dana Hibah KNPI

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:47 WIB
X