Pasca Keributan, Ketua FKUB Ajak Tokoh Agama Sampaikan Imbauan Kedamaian

- Rabu, 11 Januari 2023 | 20:43 WIB
Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Alberth Yoku, S.Th (Irfan)
Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Alberth Yoku, S.Th (Irfan)

SENTANI (LINTAS PAPUA) - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku, S.Th., mengajak tokoh agama untuk terus menyampaikan imbauan kepada umatnya agar tetap menjaga kedamaian dan keamanan.


Demikian hal itu disampaikan oleh Pdt. Alberth Yoku ketika ditanya wartawan media online ini, di Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 11 Januari 2023.


Ajakan Ketua FKUB ini terkait keributan yang terjadi di depan Bandara Sentani dan Cargo pascapenangkapan Lukas Enembe (LE) oleh KPK RI di salah satu restoran di wilayah Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa, 10 Januari 2023 lalu.


"Jadi, imbauan tuk seluruh tokoh agama. Supaya tetap mengarahkan umat dalam keadaan apapun menjaga kedamaian, menjaga keamanan dan tetap menjalin persaudaraan agar Kabupaten Jayapura selalu kondusif. Juga mewaspadai hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan di daerah ini," ujar Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku, S.Th.


Menurutnya, dalam menghadapi masalah-masalah seberat apapun itu, sebagai umat harus banyak berdoa kiranya Tuhan beri hikmat dan akal budi kebijaksanaan kepada seluruh pemimpin.


"Baik itu, kepada pemimpin pemerintah, TNI-Polri dan KPK dalam menangani perkara-perkara itu tetap bijaksana dan mengerjakannya sesuai dengan prosedur mekanisme hukum yang berlaku tanpa ada tendensi-tendensi yang lain," tuturnya.
Terlebih, pada masalah (penangkapan LE oleh KPK) ini peran tokoh agama sangat penting sebagai penyeimbang, dan kita harapkan hal ini tetap memasuki atau di alur hukumnya saja.


"Kami berharap peran tokoh agama, dalam menyampaikan pesan kedamaian dan menjaga keamanan. Karena proses-proses kan sudah berjalan, mekanisme kesehatan juga sudah berjalan. Jadi, saya pikir pemerintah melalui KPK telah melakukan hal yang wajar. Kita berdoa agar kewajaran ini berlangsung adil dan baik sampai selesai," ungkap mantan Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua ini.


"Kepada seluruh masyarakat di tanah Papua, kita juga harus doakan agar pikiran-pikiran kita itu harus profesional. Apabila ada hal-hal yang menyangkut penegakan hukum itu merupakan ruang yang baik, itukan ruang yang baik. Bukan ruang untuk berkelahi dan ruang orang untuk saling mencelakai. Karena ruang hukum itukan berjalan normatif, ada hak dia untuk bicara, hak menjawab juga ada, hak membela diri dan semua itu sudah baiklah. Jadi, kita doakan proses-proses ini berlangsung sesuai dengan mekanisme yang ada," tandasnya. (Irf / lintaspapua.com)

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pj Bupati Jayapura Diminta Bekukan Dana Hibah KNPI

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:47 WIB
X