• Selasa, 26 September 2023

Mari Jaga Protokol Kesehatan, Angka Penularan Covid Melonjak Walau Masih Terkendali

- Rabu, 26 April 2023 | 18:23 WIB
Presiden Joko Widodo pakai masker.
Presiden Joko Widodo pakai masker.

JAKARTA (LINTAS PAPUA) - Kesadaran masyarakat atas perlunya melakukan prokes saat mudik dan berlebaran di kampung halaman menjadi kunci untuk menekan angka penularan.

Hanya dalam hitungan hari, umat Muslim dunia akan memasuki puncak perayaan hari kemenangan, setelah sebulan lamanya melakukan ibadah puasa Ramadan. Namun di saat bersamaan, di sejumlah negara, termasuk Indonesia, angka penularan Covid-19 kembali merambat naik.

Biang kerok dari lonjakan kasus penularan virus corona, sebagaimana telah disebutkan oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), ditengarai adalah varian baru Omicron, yang dikenal dengan nama Arcturus. Virus mutan itu teridentifikasi mengakibatkan lonjakan angka penularan dan kematian di sejumlah negara dunia.

Tepatnya sebanyak 22 negara melaporkan terjadi kenaikan kasus corona. Lima laporan terbesar berasal dari India, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, dan Australia. Khusus di Asia, Arcturus memorak-porandakan perisai imunitas banyak warga di India dan Singapura.

Tercatat per Senin (17/4/2023), Data Kementerian Kesehatan India menunjukkan bahwa infeksi corona di negara itu mengakibatkan tsunami penularan baru hingga 9.111 kasus. Hal itu mengakibatkan, kasus aktif meningkat menjadi 60.313.

Sementara itu, dikutip dari laman NDTV jumlah kematian per hari itu sebanyak 27 kasus dan tingkat kematian tercatat 1,19 persen. Rincian fatalitas hari itu adalah enam kematian dilaporkan dari Gujarat, empat dari Uttar Pradesh, masing-masing tiga dari Delhi dan Rajasthan, dua dari Maharashtra, serta masing-masing satu dari Bihar, Chhattisgarh, Himachal Pradesh, Jharkhand, Kerala dan Tamil Nadu.

Sementara itu, di Singapura gelombang Covid-19 kembali terjadi selama sebulan terakhir. Angka infeksi harian melonjak dari sekitar 1.400 pada bulan lalu menjadi sekitar 4.000 kasus per hari pada minggu lalu.

Dari kenaikan itu, sekitar 30%-nya merupakan kasus reinfeksi, yang menurut Menteri Kesehatan Singapira Ong Ye Kung, pada Jumat (14/4/2023), seperti dilansir dari Channel News Asia, lebih tinggi dari proporsi 20% hingga 25% selama gelombang sebelumnya.

PAKAI MASKER LAWAN COVID 19
PAKAI MASKER LAWAN COVID 19

Tak hanya itu, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di negeri jiran itu juga mengalami peningkatan dari 80 orang per hari pada bulan lalu menjadi 220 orang per hari saat ini. Dan kurang dari 10 pasien Covid-19 berada di unit perawatan intensif pada satu waktu selama sebulan terakhir

Sejak Februari lalu, Singapura menurunkan langkah-langkah pencegahan Covid-19 dan peringatan penyakit pun diturunkan ke level terendah, sejak pandemi dimulai. Angka infeksi Covid-19 pun sekarang diperbarui setiap minggu.

 

Kesadaran Masyarakat Jadi Keniscayaan

Di tanah air, angka positif virus corona bertambah 1.343 kasus, pada beberapa hari jelang Idulfitri. Kenaikan angka penularan itu terjadi dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Telah Menyadari Dunia

Selasa, 5 September 2023 | 22:27 WIB

Presiden Jokowi Resmi Buka KTT Ke-43 ASEAN

Selasa, 5 September 2023 | 21:40 WIB
X