Ancaman Kemerdekaan Pers, Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro Ajak Pers Kristisi Pasal - Pasal Rancangan KHUP

E J
- Rabu, 27 Juli 2022 | 18:37 WIB
Screenshot 2022-07-27 at 18-06-59 Dewan Pers
Screenshot 2022-07-27 at 18-06-59 Dewan Pers

PORTAL PAPUA  -  “Salah satu perjuangan terpenting insan pers ada di depan mata, yakni mengkritisi Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Dari kajian Dewan Pers, paling tidak ada 19 pasal yang terbagi dalam 9 klaster yang berpotensi menjadi ancaman kemerdekaan pers,” ujar Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro,,  pada acara uji kompetensi wartawan (UKW) di Ternate, Maluku Utara, Selasa, 26  Juli 2022.


Baca Juga: Wabup Kabupaten Puncak, Pelinus Balinal Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Gubernur Papua


Kemerdekaan pers merupakan salah satu iklim yang mendukung pers berkualitas dan profesional. Untuk itulah Dewan Pers perlu mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional.


Baca Juga: CEO Pikiran Rakyat Media Network, Agus Sulistriyono Dari Wartawan Hingga Bisnis Media Digital Berkonsep UMKM


Menurut Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro, Dewan Pers semula berpandangan, bahwa semua insan pers perlu menjaga kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain. Ternyata, tuturnya, insan pers tidak hanya perlu menjaga kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain tetapi juga tetap harus berjuang untuk terus mewujudkan kemerdekaan pers.


Baca Juga: Wabup Keerom Buka TMMD Ke -114 Kabupaten Keerom di Kampung Suskun


 


Dewan Pers meminta semua konstituen mencermati draf pasal-pasal bermasalah di RKUHP yang menjadi ancaman kemerdekaan pers. Ia mengajak semua insan pers berjuang dan mewujudkan kemerdekaan pers sebagaimana amanat UU Nomor 40/1999 tentang Pers.


Baca Juga: Dari Beijing, Presiden dan Ibu Iriana Bertolak ke Tokyo

Halaman:

Editor: E J

Terkini

PPS Sebagai Ujung Tombak Pesta Demokrasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:41 WIB

KPU Sarmi Lantik 264 Anggota PPS Pemilu 2024

Selasa, 24 Januari 2023 | 21:55 WIB
X