• Rabu, 5 Oktober 2022

Yan Mandenas: RDP Bersama Panglima TNI dan KASAD TNI Masih Membahas Kasus Mutilasi dan Isu-isu Aktual

- Senin, 19 September 2022 | 08:06 WIB
Anggota Komisi 1 DPR RI, daerah pemilihan Papua, Yan Permenas Mandenas. Richard (LPC)
Anggota Komisi 1 DPR RI, daerah pemilihan Papua, Yan Permenas Mandenas. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indeonesia (DPR RI) bersama Panglima TNI dan KASAD TNI, yang bakal digelar pekan ini. Masih membahas kasus mutilasi 4 warga di Mimika, Papua, dan isu-isu aktual yang terjadi di tanah air.

Hal tersebut ditegaskan Anggota Komisi 1 DPR RI, daerah pemilihan Papua, Yan Permenas Mandenas, saat dijumpai Lintas Papua.Com, Senin 19 September 2022, di Jayapura, Papua.

Sebut Mandenas, melalui RDP banyak hal terkait isu-isu aktual diinternal TNI maupun yang beredar di masyarakat bisa dibahas dan selesaikan bersama Panglima dan kepala-kepala staf, juga Menteri Pertahanan.

“Tentunya tujuan kita adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh sehingga ke depannya. Para komandan yang dipercayakan memegang tongkat komando tertinggi, mulai dari Panglima sampai kepala-kepala staf. Benar-benar mampu untuk menjalankan amanat Undang-undang serta tugas dan fungsi TNI. Sebagaimana harapan masyarakat Indonesia. Dan harapan bangsa dan negara,” ujar Yan Mandenas.

Lanjut Mandenas, mengapa RDP harus dilakukan?, supaya secara bertahap pihaknya mendorong agar TNI menjadi profesional, TNI menjadi baik, TNI juga menjadi bagian penting untuk menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indnoesia.

Kalau RDP tidak dilakukan?, mungkin ada hal-hal yang kurang diTNI tidak bisa dievaluasi. Minimal dari waktu ke waktu dievaluasi terus. Baik itu secara internal maupun eksternal dalam tupoksi TNI bisa memberikan kepercayaan publik yang lebih kepada TNI. Tapi juga TNI semakin disegani dan dicintai rakyat Indonesia. Itu menjadi harapan kita.

“Harapan saya TNI harus mampu meyakinkan masyarakat bahwa TNI menjadi bagian penting dari menjaga kedaulatan negara. Tapi juga melindungi segenap bangsa Indonesia sesuai dengan amanat perintah Undang-undang dasar 1945. Itu menjadi harapan kita,” tegas Anggota Komisi 1 DPR RI, daerah pemilihan Papua itu.

Ia menegaskan, melalui RDP kita melakukan evaluasi terhadap kinerja dari aparat TNI. Bukan berarti karena kita tidak suka dan kita benci. Tetapi kita ingin agar kedepan TNI makin profesional dan makin baik. Itu saja. pungkasnya. (Richard/Lintas Papua)

 

Editor: Richard Mayor

Terkini

Hakim Tolak Gugatan Terhadap Enam Media di Makassar

Kamis, 15 September 2022 | 16:24 WIB
X