• Selasa, 29 November 2022

Dewan Pers Mediasi Proses Sengketa Pers, Hingga Oktober 2022 Terdapat 583 Kasus Pengaduan

- Selasa, 1 November 2022 | 20:43 WIB
Plt Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya (Dewan Pers)
Plt Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya (Dewan Pers)

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  -  Untuk mempermudah proses pengaduan dan kontrol terhadap karya pers, Dewan Pers membuat terobosan lewat aplikasi pengaduan berbasis elektronik.

Dengan begitu, proses pengaduan dapat dilakukan dengan lebih sederhana dan mudah.

“Kami ingin peran serta masyarakat dalam kontrol pers terus dilakukan demi produk pers lebih berkualitas. Kami juga sudah menyiapkan aplikasi pengaduan berbasis eletronik yang simple,” ujar Plt. Ketua Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya, Senin, 31 Oktober 2022 di Jakarta.

Dengan hadirnya aplikasi pengaduan eletronik ini, Dewan Pers menargetkan mulai Januari 2023 proses pengaduan manual dan melalui email akan dihilangkan bertahap.

“November-Desember 2022 masih bisa manual dan email, tapi Januari 2023 Dewan Pers hanya menerima pengaduan lewat LPE (Laporan Pengaduan Elektronik) yang sudah kami siapkan,” kata Agung.

Baca Juga: Polisi Sebut Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Filep Karma

Menurut Agung, LPE siap merespons dengan cepat proses pengaduan yang ada sekaligus mengantisipasi situasi jelang kontestasi politik yang akan dimulai tahun depan.

Dewan Pers berharap, dengan peran serta dari publik, perusahaan media akan terus memperbaiki karya persnya agar sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan berdampak positif bagi publik.

Media Online

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X