Buka Porseni NU, Erick Thohir Dukung Pernuh Perseni NU Jadi Fondasi Bagi Generasi Muda dan Para Santri

- Selasa, 17 Januari 2023 | 12:18 WIB
etua Pengarah (SC) peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) Erick Thohir mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat nasional. Tampak saat jumpa Ganjar. (Berbagai Sumber)
etua Pengarah (SC) peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) Erick Thohir mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat nasional. Tampak saat jumpa Ganjar. (Berbagai Sumber)

SURAKARTA (lLINTAS PAPUA) - Ketua Pengarah (SC) peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) Erick Thohir mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat nasional.

Erick Thohir juga mendorong Porseni NU bisa lebih rutin digelar.

"Izin saya berharap kegiatan Porseni NU bisa dilakukan setiap tiga tahun sekali," ujar Erick Thohir, saat membuka Porseni NU tingkat nasional di Gelanggang Olahraga (GOR) Sritex Arena, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Senin (16/1/2023) malam.

Menurut Pria berdarah Lampung-Majalengka tersebut, Porseni NU tak sekadar ajang olahraga, melainkan juga dapat menjadi fondasi bagi generasi muda dan para santri dalam menyalurkan bakatnya. Erick meyakini siapa pun pemimpinnya, baik yang di pusat atau di daerah berkewajiban mendukung Porseni setiap tiga tahun sekali.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga mengungkapkan peran besar NU dalam kemajuan Indonesia. Melalui ajang G20, ucap Erick, Indonesia sudah mampu sejajar dengan negara-negara besar.

"Tetapi isunya bukan di situ, kalau sekadar mensetarakan itu hanya kebanggaan yang sesaat. Kita justru mulai harus menantang diri kita menjadi bangsa yang berani berkompetisi, bahkan menang, tentu dengan cara-cara yang terhormat," ucap Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut.

Erick mencontohkan peran NU dalam mengawal perjalanan panjang Indonesia. Ia menyebut NU sebagai fondasi Indonesia dengan komitmen mengedepankan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Tentu, lanjut Erick, tantangan ke depan akan lebih besar dengan kehadiran era disrupsi. Erick mengatakan, Indonesia harus dapat beradaptasi agar tidak tertinggal.

"Satu Abad (NU) ke depan, kita sebagai bangsa suka tidak suka, harus mulai beradaptasi dengan perubahan ini, termasuk keluarga besar NU," ungkap dia.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPS Sebagai Ujung Tombak Pesta Demokrasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:41 WIB
X