Setelah Pelantikan Anggota PPS, Bimtek, KPU Sarmi Lanjut Seleksi Pantarlih

- Rabu, 25 Januari 2023 | 18:46 WIB
Setelah Pelantikan Anggota PPS, Bimtek, KPU Sarmi Lanjut Seleksi Pantarlih. Richard (LPC)
Setelah Pelantikan Anggota PPS, Bimtek, KPU Sarmi Lanjut Seleksi Pantarlih. Richard (LPC)

SARMI (LINTAS PAPUA) - Setelah melakukan pelantikan terhadap 264 anggota PPS untuk Pemilu 2024, kemudian dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek), kini KPU Sarmi lanjut pada seleksi Pantarlih.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Sarmi, Melkior Aweman, bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi telah bergerak cepat guna pembentukan perangkat badan adhoc Pemilu 2024.

"Setelah melakukan pembentukan dan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 264 anggota. Juga Bimtek. Kini tahapan berikutnya sesuai jadwal nasional yakni, dilakukan penerimaan seleksi Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih), mulai tanggal 26 Januari sampai dengan 31 Januari 2023. Dan untuk pendaftaran petugas pendataan pemilih, di lakukan disetiap PPS yang tersebar di kampung masing-masing," ucap
Ketua KPU Kabupaten Sarmi, Melkior Aweman, Rabu 25 Januari 2023, di Sarmi.

Untuk syarat pendaftaran calon Pantarlih, sebut Aweman, tentunya berwarga negara Indonesia, yang berdomisili di Kabupaten Sarmi, dengan usia minimal 17 tahun.

"Jumlah anggota Pantarlih yang akan direkrut sebanyak 142 orang," ucap Ketua KPU Kabupaten Sarmi itu.

Sementara itu, Koordinator Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Sarmi, Harris Karubaba, menegaskan, dengan adanya PPS disetiap kampung, ketika melakukan rekrutmen calon Pantarlih, agar memilih orang-orang yang benar-benar mempunyai kemampuan dan kecakapan dalam membaca, menulis dan berhitung.

"Selain itu calon Pantarlih juga harus mampu mengoperasikan perangkat teknologi dan informasi," tegas Harris Karubaba.

Harris menjelaskan, untuk seorang Pantarlih dibutuhkan satu orang, yang bertugas disetiap TPS. Calon Pantarlih dapat direkrut dari perangkat desa/kelurahan atau sebutan lain, RT/RW atau warga masyarakat," tutur Karubaba.

Tugas pantarlih, sebut Harris lagi, Pantarlih membantu PPS di tingkat kelurahan/kampung untuk melakukan pemutakhiran data pemilih, melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih dan bekerja berkoordinasi dengan PPS dikampung tersebut.

"Pemilu 2024 berbasis E-KTP, sehingga tidak adalagi surat keterangan, Kartu Keluarga (KK), pengantar untuk dipake coblos di TPS. Untuk itu masa pencoklitan nanti setelah Pantarlih bekerja nanti dapat dimanfatkan oleh masyarakat dan PPS. Untuk memastikan semua masyarakat di Kabupaten Sarmi terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)," pungkasnya. (Richard/Lintas Papua)

Halaman:

Editor: Richard Mayor

Terkini

PPS Sebagai Ujung Tombak Pesta Demokrasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:41 WIB

KPU Sarmi Lantik 264 Anggota PPS Pemilu 2024

Selasa, 24 Januari 2023 | 21:55 WIB
X