Takut Akan TUHAN Adalah Permulaan Pengetahuan, Tetapi Orang Bodoh Menghina Hikmat dan Didikan (Amsal 1 : 7)

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 05:16 WIB

 

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  - EDUCATE YOURSELF, RENUNGAN hari ini: Selasa, 25 Oktober 2022.


AYAT RENUNGAN: “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.” – (Amsal 1:7)

RENUNGAN: Pendidikan adalah pembelajaran yang membahas pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan memang biasanya dilakukan di bawah bimbingan orang lain, namun beberapa orang juga memilih untuk melakukannya secara mandiri (oto-didak). Hal ini dilakukan karena beberapa pertimbangan seperti keterbatasan ruang, waktu, dan biaya.

Ada nama-nama seperti Pablo Casals yang masih berlatih cello selama enam jam sehari di usianya yang ke-95. Juga ada William Mc Pherson, seorang pengawas tambang batu yang mengalami kehilangan penglihatan dan kedua tangannya, serta mati rasa di sebagian wajahnya karena ledakan di tambang.

Ia bertekad membaca Alkitab dengan cara belajar secara mandiri membaca huruf timbul dengan ujung lidahnya. Dalam 65 tahun berikutnya, ia dikabarkan telah membaca Alkitab sebanyak empat kali menggunakan lidahnya.

Di dalam alkitab kita baca di 2 Timotius 3:14-17, bahwa sedari kecil Timotius sudah diperkenalkan Kitab Suci sebagai jalan dan hikmat dari Tuhan untuk menuntunnya kepada keselamatan. Timotius dipersiapkan Paulus untuk memimpin sebuah jemaat.

Namun, karena tugas penginjilan, Paulus tidak dapat selalu bersama-sama dengan Timotius, sebab itu Timotius perlu mendidik dirinya sendiri untuk dapat melakukan tugasnya dengan baik. Kadang kala, pendidikan secara mandiri menjadi cara yang baik dan diperlukan untuk mengetahui kenyataan yang sebenarnya dari apa yang harus kita kerjakan.

Maka sebenarnya ketika kita sudah diperkenalkan dan dibimbing tentang kebenaran firman Tuhan oleh orang tua atau pemimpin rohani kita, itu adalah sebuah modal awal sekaligus himbauan bagi kita untuk terus mendorong dan mendidik diri kita sendiri mengenai ajaran firman Tuhan.

Tentu Tuhan ingin kita semua menjadi pemimpin, setidaknya bagi diri kita sendiri. Maka yang perlu kita lakukan adalah terus mendidik dan mengedukasi diri kita sendiri. Percayalah, tidak ada ruginya menjadi orang yang selalu belajar, belajar, dan belajar. Ketika kita menjadi seorang pembelajar, kita telah menjadikan diri kita "aset berharga". [LS & IR]

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Melahirkan Kembali Gereja Tuhan

Senin, 30 Januari 2023 | 20:05 WIB

Kebenaran Firman Tuhan Harus Disampaikan

Rabu, 18 Januari 2023 | 04:29 WIB

Sikap hati Mendengar Firman Tuhan

Selasa, 17 Januari 2023 | 15:19 WIB
X