Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan ! Sekali lagi kukatakan : Bersukacitalah! (Filipi 4:4)

- Selasa, 17 Januari 2023 | 05:49 WIB
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua. (lintaspapua.com)
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua. (lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  - SUKACITA ITU SEDERHANA. Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4:4)

Banyak orang ingin merasakan kebahagiaan, dan salah satu aspek dalam kebahagiaan itu sendiri adalah sukacita, kegembiraan. Banyak orang merasa akan merasakan sukacita jikalau mendapatkan sesuatu yang diharapkan, atau meraih sebuah pencapaian hasil dari sebuah perjuangan tertentu. Kita kerap bersukacita jika bisa pergi ke lokasi-lokasi wisata yang terkenal.

Tentu hal itu tidak salah, hanya kondisi seperti itu adalah kondisi yang tidak selalu bisa diraih seseorang dan sebuah kondisi yang berubah-ubah keberadaanya, artinya hari ini bisa mendapatkan, tetapi di lain waktu kemudian justru hal-hal tersebut bisa hilang. Jadi bagaimana kita bisa bersukacita senantiasa?

Anda pasti pernah mendengar ungkapan terkenal dan merakyat yang berkata, "Bahagia itu sederhana, karena itu jangan lupa bahagia".

Pernyataan ini sedang ingin menunjukkan bahwa banyak peristiwa atau situasi yang tidak selalu kompleks dan berbutuh biaya mahal untuk memberikan rasa kegembiraan di hati kita. Anak-anak sekolah bisa begitu bergembira lepas saat mereka bermain-main dalam aktivitas yang biasanya disebut kegiatan “outdoor activities” yang dalam tahap sederhana di dalamnya didesain berbagai aktivitas yang sederhana seperti bermain memindahkan air (water transfer), mengisi pipa bocor.

Beberapa tahun lalu ada fenomena "Telolet", yaitu sebuah fenomena saat banyak bus penumpang menggunakan klakson yang didesain khusus berbunyi telolet, setiap kali klakson itu dibunyikan, maka banyak orang menyambutnya dengan gembira, bahkan antar pengemudi saling balas menyapa dengan klakson telolet juga, atau banyak anak-anak kecil justru menunggu di tepi jalan yang bakal di lewati bus telolet, dan meminta supir bus untuk membunyikan klakson telolet mereka.

Fenomena ini juga melahirkan banyak komentar di media sosial, bahwa sukacita/kegembiraan ternyata sederhana.

Firman Tuhan menunjukkan bahwa sumber sukacita sejati seharusnya tidak diletakkan di dalam atau berdasarkan factor kondisi, melainkan bersukacitalah di dalam Tuhan. Apakah makna bersukacita di dalam Tuhan? Artinya sukacita kita seharusnya didasarkan kepada pribadi serta relasi kita dengan Tuhan, dan juga karya Tuhan bagi hidup kita.

Karya terbesarNya adalah menebus kita dari dosa sebagai penyebab utama hilangnya segala sukacita abadi manusia dan hilangnya relasi kita dengan pribadi Allah.

Halaman:

Editor: Fransisca Kusuma

Sumber: rockministry.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berakar dan Bertumbuh Dalam Kasih Tuhan Yesus

Minggu, 5 Februari 2023 | 08:11 WIB

Melahirkan Kembali Gereja Tuhan

Senin, 30 Januari 2023 | 20:05 WIB

Kebenaran Firman Tuhan Harus Disampaikan

Rabu, 18 Januari 2023 | 04:29 WIB

Sikap hati Mendengar Firman Tuhan

Selasa, 17 Januari 2023 | 15:19 WIB
X