Pj. Bupati Mappi Resmi Membuka Pelayanan Kesetahan Mata Bagi Masyarakat Mappi

- Selasa, 28 Maret 2023 | 16:21 WIB
Suasana saat Pj Bupati Mappi, Michael Gomar pelayanan kesehatan mata Pemerintah Kabupaten Mappi bekerjasama dengan rumah sakit Dian Harapan Jayapura dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) Papua melakukan pelayanan kesehatan mata operasi katarak dan operasi Pterigium pada 25-31 Maret 2023. (***MPI)
Suasana saat Pj Bupati Mappi, Michael Gomar pelayanan kesehatan mata Pemerintah Kabupaten Mappi bekerjasama dengan rumah sakit Dian Harapan Jayapura dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) Papua melakukan pelayanan kesehatan mata operasi katarak dan operasi Pterigium pada 25-31 Maret 2023. (***MPI)

MAPPI (LINTAS PAPUA) - Dalam rangka pelayanan kesehatan mata Pemerintah Kabupaten Mappi bekerjasama dengan rumah sakit Dian Harapan Jayapura dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) Papua melakukan pelayanan kesehatan mata operasi katarak dan operasi Pterigium. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 25 maret sampai 31 maret 2023 berlangsung di RSUD Kabupaten Mappi.

Kegiatan pelayanan kesehatan mata berupa operasi katarak dan operasi Pterigium dilakukan secara gratis bagi masyarakat di Kabupaten Mappi. Ini merupakan kebijakan Pj Bupati Mappi, Michael Gomar melalui kegiatan sosial bagi masyarakat dalam menyambut hari Raya Paskah dan Bulan Suci Ramadhan tahun 2023.

Meski sudah berlangsung sejak, Sabtu pekan lalu, namun pada, Senin,
27/3/2023) secara Simbolis Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.,STP, M.,Si membuka kegiatan tersebut.

“Selain kita terus melaksanakan tugas kita sebagai abdi masyarakat. Tetapi juga pelayanan kesehatan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Mappi merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan. Kegiatan yang kita laksanakan merupakan bagian dari kegiatan sosial yang mana pelaksanaan operasi katarak dan operasi Pterigium merupakan kegiatan yang kita laksanakan untuk menyambut perayaan Paskah dan juga bulan suci ramadhan tahun 2023,”ungkapnya.

Kata Pj Bupati, kita ketahui bersama bahwa kasus atau prevalensi dari penyakit mata yang ada di kabupaten Mappi. Sesuai dengan laporan yang disampaikan kepada kami bahwa dimana usia 50 tahun keatas rentan menunjukan kebutaan pada mata sebanyak kurang lebih 3 sampai 30 persen.

 


Dikatakan Pj Bupati ini merupakan suatu permasalahan, tantangan bagi kita khususnya dalam pelayanan kesehatan, sehingga bersama –sama dengan kepala dinas kesehatan dan seluruh jajaran dinas kesehatan, RSUD kami merencanakan untuk memberikan pelayanan kesehatan mata dalam rangka menyambut paskah dan bulan suci ramadhan tahun 2023.

"Kita ketahui bersama bahwa di tahun 2023 ini pelayanan kesehatan yang kami lakukan secara khusus untuk pelayanan kesehatan mata. Ini baru kembali dilakukan sejak tahun 2016 lalu. Setelah kami berkoordinasi dengan kepala dinas kesehatan. Beliau juga menyampaikan kepada kami untuk bisa melaksanakan pelayanan kesehatan mata kepada warga masyarakat. Kami Pemerintah Kabupaten Mappi juga menyadari dengan kekurangan yang ada, pelayanan kesehatan mata ini tidak dapat terjangkau kepada seluruh warga masyarakat terutama yang berada di wilayah Distrik –Distrik pedalaman. Kami juga sudah menyampaikan informasi kepada seluruh warga masyarakat di Kabupaten Mappi. Tetapi dari data yang dilaporkan oleh ibu direktur RSUD Mappi tadi, bahwa kurang lebih 600 orang yang terdaftar dan yang sudah melakukan screening sekitar 200 lebih, sementara yang lainnya sampai saat ini belum siap untuk melakukan operasi mata setelah dilakukan srenning oleh tim dokter.

"Tentu ini menjadi kendala buat kita Pemerintah Kabupaten, tetapi juga kami berfikir bahwa pelayanan kesehatan mata ini harus dilakukan secara berkesinambungan, berkelanjutan setiap tahun sehingga warga masyarakat yang belum pernah melakukan operasi mata, belum ada contoh bisa menjadi contoh buat yang lain. Dan bisa menceritakan bahwa tidak apa-apa apabila dilakukan operasi. Saya pikir itulah kondisi kita di Kabupaten Mappi, dan pastinya juga ada keraguan dari masyarakat kekhawatiran apakah bisa melakukan operasi mata atau tidak. Tetapi paling tidak pelayanan kesehatan operasi mata ini bisa berkelanjutan kepada masyarakat di Kabupaten Mappi. Selain itu kendala kita di Kabupaten Mappi yakni tidak adanya dokter spesialis mata, mudah –mudahan satu dua bulan kedepan dari Perdami Papua bisa mengirim satu atau dua orang dokter spesialis mata ke Kabupaten Mappi. Ibu direktur dan pak kadis kesehatan tolong mempersiapkan satu tenaga dokter spesialis mata di Kabupaten Mappi,"ungkapnya.

Kata Pj Bupati, memang minimnya peralatan dan lain-lain juga menjadi kendala buat kita tetapi kalau tenaga dokter spesialis sudah ada pasti akan disiapkan juga peralatan dan lainnya. Mudah – mudahan dengan kegiatan ini tim Perdami Papua dapat memberikan perhatian dengan memberikan dukungan dokter spesialis mata kepada Pemerintah Kabupaten Mappi. Supaya ada tenaga spesialis mata yang bisa membantu kami untuk pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat Mappi.

"Pelayanan kesehatan mata sudah pasti memberikan manfaat kepada warga masyarakat dan kita berharap agar masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan mata dapat benar –benar menerima manfaat dengan baik. Dan juga bisa menjadi contoh dan cerita bagi masyarakat lainnya. Sehingga kegiatan yang kita rencanakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan dapat terus kita laksanakan,"pungkasnya. (***MPI)

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X