• Kamis, 8 Desember 2022

Inilah Profil Gubernur Papua, Lukas Enembe, Antara Dilarang Keluar Negeri dan Berobat Karena Sakit

- Selasa, 13 September 2022 | 18:24 WIB
Gubernur Papua,  Lukas Enembe, S.IP, MH., saat bersama Isterinya, Ibu Yulce W. Enembe, dalam sebuah kegiatan. Selalu berikan senyuman menyapa a warga  Papua. (Foto Facebook Lukas Enembe, S.IP)
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., saat bersama Isterinya, Ibu Yulce W. Enembe, dalam sebuah kegiatan. Selalu berikan senyuman menyapa a warga Papua. (Foto Facebook Lukas Enembe, S.IP)

Di Universitas Sam Ratulangi dia mengambil Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, The Christian Ledership and Secound Leanguestic di Cornerstone College Australia, lalu dia melanjutkan pascasarjana nya di Program Magister Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin.

Dia aktif dalam berbagai kegiatan keorganisasian seperti Organisasi Kepemudaan di Sulawesi Utara pada tahun 1988-1995.

Lukas yang kini terjerat dugaan korupsi pernah menjadi Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara tahun 1989-1992. Berbarengan dengan jabatannya menjadi Ketua Mahasiswa tersebut, ia menjadi pengurus SEMAH FISIP UNSRAT pada 1990-1995 yang disusul menjadi Koordinator PPM FISIP UNSRAT tpada 1992-1994.

Ratusan hingga mencapai ribuan massa yang memadati Kantor Mako Brimob Kotaraja, pada Senin siang, 12 September 2022, dalam aksi protes untuk Hentikan Kriminalisasi Pemimpin Papua. Oleh KPK RI (lintaspapua.com)

Di dunia politik, dia pernah menjadi CPNS Kantor SOSPOL Kab. Merauke tahun 1996-1997 yang kemudian menjadi PNS Kantor SOSPOL Kabupaten  Merauke tahun 1997-2001.

Baca Juga: Siap Menerima Mahkota Kehidupan yang Dijanjikan Allah, Perlu Bertahan dan Menang Dalam Pencobaan

Dia pernah meminta izin belajar di Australia pada 1998-2001. Kemudian dia menjadi Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya tahun 2001-2006. Tahun berikutnya dia menjabat sebagai Bupati Kabupaten Punjak Jaya pada 2007-2012.

Hingga pada tahun 2013 sampai saat ini, dirinya menjabat sebagai Gubernur Provinsi Papua sebanyak 2 periode yakni periode pertama pada 2013-2018 dan periode kedua pada 2018-2023.

Pembelaan Dugaan Gratifikasi

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi senilai Rp 1 Miliar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tanggal 5 September 2022.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Pikiran-Rakyat.com, ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X