• Kamis, 8 Desember 2022

Pasca Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Pemprov Papua Tetap Kondusif dan Gubernur Lukas Enembe Ajak ASN Kerja

- Selasa, 20 September 2022 | 08:37 WIB
Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, S.H., M.H.. dalam keterangan kepada media di Jayapura, Senin, 19 September 2022. (istimewa / lintaspapua.com)
Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, S.H., M.H.. dalam keterangan kepada media di Jayapura, Senin, 19 September 2022. (istimewa / lintaspapua.com)

“Ada 4000 massa akan datang dari Kabupaten Keerom, Kota dan Kabupaten Jayapura, dimana massa akan kumpul di Taman Imbi Kota Jayapura untuk menggelar aksi,” ujarnya.

Ia pun memastikan aksi tersebut murni sebagai dukungan moril kepada Lukas Enembe.

“Aksi ini murni untuk pak Lukas, apabila ada aksi di luar konteks demo damai maka itu adalah penyusup dan sudah kami minta aparat tindak tegas,” bebernya.

Baca Juga: Manajer Minta Skuad Persipura Dievaluasi, YPM : Terima Kasih Suporter dan Masyarakat Papua atas Dukunganya

Ia menambahkan poin penting yang disampaikan dalam aksi itu nantinya meminta kepada KPK untuk berhenti melakukan kriminalisasi terhadap Lukas Enembe.

“Kami minta kasus ini diberhentikan karena kami menilai ada kriminalisasi, bahkan kasus ini pun ada ditunggangi oleh oknum,” beber Otniel. 

Kapolresta Jayapura, Kombes Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK, M.H., M.Si. Kapolresta Jayapura.

Sementara itu, Kapolresta Jayapura, Kombes Pol Victor Mackbon menegaskan pihaknya tidak memberikan izin terkait aksi demo yang digelar Koalisi Rakyat Papua (KRP) di Kantor DPR Papua pada Selasa, 20 September 2022 hari ini. Akan tetapi, sebanyak 2.000 personel TNI-Polri sudah disiapkan mengamankan aksi demo untuk membela atau save Gubernur Papua Lukas Enembe yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Raih Tiga Poin Penuh atas Deltras Sidoarjo, Persipura Kokoh Dipuncak Klasemen Grup Wilayah Timur

Victor mengatakan, dalam surat tentang rencana aksi demo tanggal 20 September 2022 yang disampaikan KRP kepada Polresta Jayapura, tidak mencantumkan secara detail siapa orang yang ditunjuk sebagai koordinator lapangan (korlap) dalam aksi yang rencananya melibatkan 4.000 orang nanti.***

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X