• Kamis, 8 Desember 2022

Aparat Gabungan TNI-Polri Bekuk 1 Anggota KST di Intan Jaya

- Sabtu, 5 November 2022 | 11:33 WIB
https://www.lintaspapua.com/papua/pr-6555465306/aparat-gabungan-tni-polri-bekuk-1-anggota-kst-di-intan-jaya. Richard (LPC)
https://www.lintaspapua.com/papua/pr-6555465306/aparat-gabungan-tni-polri-bekuk-1-anggota-kst-di-intan-jaya. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) - Kodam XVII/Cenderawasih, membenarkan soal adanya penangkapan terhadap satu anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) Luther Japugau, anggota dari gerombolan KST Undius Kogoya di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat 4 Oktober 2022.

"Benar aparat keamanan gabungan TNI-Polri telah berhasil menangkapan Luther Japugau (LJ) anggota dari gerombolan KST kelompok Undius Kogoya, bertempat di kampung Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (4/11) sore pukul 15.40-19.00 WIT," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, Sabtu 5 Oktober 2022.

Saat akan dilaksanakan penangkapan, sebut Kapendam, LJ melarikan diri ke arah Lapangan Yokatapa. Kemudian diberikan tembakan peringatan ke arah atas sebanyak satu kali. Namun masih berupaya melarikan diri, sehingga dilaksanakan tembakan terbidik ke arah kaki sasaran sebanyak dua kali. Setelah berhasil dilumpuhkan, kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sugapa.

Seiring berhasil melumpuhkan Luther Japugau (LJ) anggota dari gerombolan KST kelompok Undius Kogoya. Diperoleh informasi terdapat 1 orang anak perempuan Elpina Dwitau (7) annak dari Paulus Dwitau yang dievakuasi ke Puskesmas Sugapa dengan luka tembakan dibagian pinggang kanan akibat rekolset amunisi. Kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sugapa,

Aparat keamanan gabungan TNI- Polri sudah memberikan penjelasan kepada keluarga Elpina Dwitau, selanjutnya pihak keluarga meminta aparat keamanan memberikan jaminan perawatan terhadap Elpina Dwitau.

Sabtu 5 November 2022, sekira Pukul 07.32 WIT, Elpina Dwitau (korban rekolset amunisi) sudah dirujuk ke RS Nabire dengan didampingi Ibu Hubertina Belau (orang tua dari Emilina Dwitau).

Aparat keamanan TNI-Polri yang ditunjuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Hal ini menunjukkan bahwa aparat keamanan TNI-Polri bertanggungjawab atas terjadinya rekolset amunisi yang menimpa Elpina Dwitau," ucap Kolonel Kav Herman Taryaman.

Situasi wilayah di Intan Jaya pasca penangkapan dalam keadaan kondusif dan masyarakat beraktivitas normal.pungkasnya. (Richard/Lintas Papua)


 

Halaman:

Editor: Richard Mayor

Terkini

X