• Kamis, 8 Desember 2022

Pendataan Regsosek di Papua Masih Kendala Medan dan Gangguan Keamanan

- Senin, 14 November 2022 | 15:33 WIB

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) - Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) merupakan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan baru tercapai 44,2% di Provinsi Papua.

Dari angka tersebut, hanya dua Kabupaten di Provinsi Papua yang sudah mencapai 100% yakni, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina, SE.MM usai menjadi pembicara dalam Talkshow Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) bersama Perencana Madya Direktorat Penanggulangan Kemuskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian PPN/BAPPENAS, Dinar Dana Kharisma, tokoh masyarakat Papua, Julianus Septer Manufandu, Jeni Karay, Conten Creator Dosen dan Writer, dengan moderator, Irsa Yoku, Presenter TVRI Papua.

" Terget yang sudah tercapai saat ini 44,2% target nasional harusnya sudah 80% atau 100% tetapi untuk Papua hanya dua Kabupaten yang sudah capai 100% yaitu Kabupaten Keerom dan Merauke yang sisanya terutama daerah pegunungan masih 0, sekian persen bahkan sampai 10% pun belum," kata Adriana Carolina, di Jayapura, Kamis, (11/11/2022).

Adriana menjelaskan, pendataan ekonomi untuk masyarakat di daerah pegununungan masih ada kendala, karena kondisi medan yaang sulit dan adanya beberapa gangguan keamanan.

" Kendala untuk daerah pegunungan itu situasi medan yang sulit, dan beberapa wilayah dengan kondisi keamanan yang terganggu sehingga untuk masuk ke sana butuh pendampingan yang lengkap dari aparat, dan dari satu tempat ke tempat yang lain tidak bisa. Untuk itu yang sebelumnya bisa pakai sistem tim tetapi saat ini memang dari kendala aplikasi geotech yang harus terdaftar dan bisa mengupload data, misalnya tidak bisa atas nama Ibu tetapi di upload oleh yang lain tidak bisa. Jadi itu memang agak sedikit kendala dari aplikasinya," jelas Adriana.

" Makanya tadi memang ada pertemuan kita minta bagaimana bisa diperbaiki secara manual kita lakukan tetapi di pusat itu membaca dashboard yang ter-upload itu. Dari kendala tersebut kami sudah sampaikan ke pusat untuk menyeauaaikn terkait kendala yang ada, jadi Minggu kemarin kita rapat bahkan dengan teman-teman Bappenas kita tunjukkan kondisi lapangan sehingga mereka bisa mendukung kita untuk minta perpanjangan waktu".

Selain itu, wartawan sebagai corong secara global di minta untuk mengekspos sosialisasi tentang Regsosek sehingga seluruh masyarakat di Papua dapat paham dan memberikan data kepada petugas dengan baik dan benar.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Terkini

X