Bupati Pegubin Bantah Ada Eksodus dari Oksibil ke Jayapura

- Jumat, 13 Januari 2023 | 13:34 WIB
Bupati Pegubin Bantah Ada Eksodus dari Oksibil ke Jayapura. Richard (LPC)
Bupati Pegubin Bantah Ada Eksodus dari Oksibil ke Jayapura. Richard (LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA - Pemerintah Kabupaten Pengunungan Bintang, Provinsi Papua Tengah, melalui Bupatinya, Spei Yan Bidana, membantah jika ada eksodus dari Oksibil ke Jayapura.

Menurut Bupati, situasi saat ini di Oksibil telah dikendalikan penuh oleh aparat keamanan TNI-Polri, jadi tidak benar dikatakan bahwa ada eksodus (pengungsi) dari Oksibil ke Jayapura.

“Masyarakat saat ini hanya mengamankan diri di pos-pos TNI-Polri yang ada di Oksibil. Jadi tidak ada pengungsian, kita anggap situasi sudah terkendali jadi masyarakat tetap tenang. Jadi kami harapkan aktivitas akan berjalan seperti biasa. Media tidak boleh mengatakan eksodus warga dari oksibil. Seluruh komponen masyarakat sudah sepakat untuk mengamankan Kota Oksibil dengan didukung penuh oleh TNI-Polri," tegas Bupati Pengunungan Bintang,
Spei Yan Bidana, Jumat 13 Januari 2023.

Terkait adanya masyarakat yang mengamankan diri ke Jayapura, menurut Bupati hal tersebut wajar.

"Hal itu wajar-wajar saja, sebab sebagai manusia pasti memiliki rasa takut akibat adanya aksi teror yang dilakukan oleh KST. Tetapi saya harap semua masyarakat tetap tenang, mari kita beraktivitas dan meningkatkan kewaspadaan,” sebut
Spei Yan Bidana.

Sebut Bupati lagi, Pemerintah Daerah, sedang berupaya untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan kepada pihak KST.

“Segera mungkin akan kami lakukan pendekatan secara kekeluargaan. Setelah saya naik ke Oksibil, seluruh komponen yang ada akan kita bicarakan dengan KST agar mereka tidak lagi melakukan teror, intimidasi dan pembakaran karena ini menyangkut kehidupan masyarakat umum jadi hentikan perbuatan yang dilakukan oleh saudara-saudara yang masih berbeda pandangan. Kita ajak kembali dan kita bangun kembali fasilitas umum. Kejadian kemarin yang membakar fasilitas pendidikan berarti membuat generasi muda Papua tidak akan maju dan tidak memiliki masa depan yang cerah. Jadi saya berharap hentikan semua aktivitas yang melanggar hukum di Kabupaten Pegunungan Bintang,” tutur Bupati.

Sementara itu, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring menghimbau, agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi serta mempercayakan kepada aparat keamanan TNI-Polri.
Masyarakat dapat mengamankan diri sementara di pos-pos TNI-Polri yang ada.

"Aparat TNI-Polri sudah mengambil langkah-langkah dalam mengamankan Kota Oksibil, tinggal saya naik dan melakukan koordinasi terkait hal-hal apa saja yang diperlukan sehingga semua itu dapat berperan dalam mengamankan Kota Oksibil,” ujar Brigjen TNI J.O Sembiring. (Richard/Lintas Papua)

 

Halaman:

Editor: Richard Mayor

Terkini

Polisi Musnhakan 423 Liter Milo

Senin, 6 Februari 2023 | 19:54 WIB

11 Tim Ramaikan Lomba Tari Yospan

Senin, 6 Februari 2023 | 19:42 WIB

59 Persen Guru di Papua Selatan Belum Tersertifikasi

Senin, 6 Februari 2023 | 18:37 WIB

GKIP Klasis Yatamo Tage Sukses Gelar Rakersis Ke-I.

Jumat, 3 Februari 2023 | 08:35 WIB
X