Bahas Internal Organisasi, Pengurus IKT Se-Provinsi Papua Gelar Temu Wicara dengan PP PMTI

- Senin, 5 Desember 2022 | 07:39 WIB
Suasana temu wicara antara Ketua Umum PP PMTI dengan pengurus, pembina dan pemuda IKT se- Provinsi Papua. (irfan  / lintaspapua.com)
Suasana temu wicara antara Ketua Umum PP PMTI dengan pengurus, pembina dan pemuda IKT se- Provinsi Papua. (irfan / lintaspapua.com)

Suasana temu wicara antara Ketua Umum PP PMTI dengan pengurus, pembina dan pemuda IKT se- Provinsi Papua, yang berlangsung di Ballroom Hotel Suni Garden Lake and Resort Sentani, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu, 3 Desember 2022 sore


SENTANI, lintaspapua.com - Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua menggelar temu wicara dengan Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) pada Sabtu, 3 Desember 2022 sore sekitar pukul 14.00 WIT.
Acara yang digelar di Ballroom Hotel Suni Garden Lake and Resort Sentani, Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura ini membahas polemik PMTI yang terjadi saat ini seperti polemik dan tuduhan terhadap PP PMTI tentang perubahan nama PMTI, keanggotaan dan tujuan PMTI itu langsung ditepis oleh Ketua Umum PP PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa yang langsung hadir dalam acara temu wicara tersebut.


Temu wicara tersebut juga dihadiri ketua, pengurus, pembina dan pemuda IKT Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua.
Yulius Selvanus Lumbaa yang juga Staf Khusus Kementerian Pertahanan dan Keamanan RI ini ketika dikonfirmasi wartawan media online usai acara temu wicara tersebut menyampaikan dengan tegas, bahwa segala tuduhan yang disematkan ke PP PMTI itu tidak benar.


"Hari ini kita lakukan temu wicara dengan pengurus, pembina dan pemuda IKT Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua. Kemudian, program dari PP PMTI itu ada 10 program dan kedua itu adalah konsolidasi organisasi. Dan, dalam konsolidasi organisasi itu ada beberapa poin yaitu pendataan personil, sebaran personil, serta sosialisasi itu masuk di dalamnya temu wicara ini," jelas Selvanus Lumbaa ketika menjawab pertanyaan wartawan media online ini usai acara temu wicara tersebut.


Mengenai sosialisasi PMTI, ujar Selvanus, 19 tahun sejak berdirinya PMTI itu pihaknya belum sampai ke daerah-daerah melakukan sosialisasi organisasi tersebut dan hanya ada di pusat dan berbagai wilayah saja.

 


"Sehingga mengakibatkan banyak cara pandangnya berbeda-beda. Seolah-olah kami di PMTI akan merubah nama yang sudah lama ada di bawah, padahal itu tidak benar. Karena di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PP PMTI, bahwa anggota PMTI itu adala PMTI itu sendiri, IKKT, IKT, IKaT, Kombongan, Sang Torayan, perempuan Toraja, termasuk kerukunan Muslim Indonesia Toraja, pemuda Toraja dan masih banyak lagi. Tidak ada itu pemuda PMTI, perempuan PMTI atau ikatan keluarga PMTI," jelasnya.


"Jadi, semuanya seperti IKT Provinsi Papua itu adalah anggota PMTI. Begitulah bunyinya, dan semua isu yang digulirkan kemana-mana itu yang salah. Sebab itu, saya datang kemari untuk memberikan pencerahan dan PP PMTI tidak pernah memaksakan untuk merubah nama organisasi Toraja yang sudah ada," tambahnya.


Bagi daerah atau wilayah yang belum ada organisasinya, tetapi ada masyarakat Toraja disitu. "Maka itu, kita himpun untuk membentuk organisasi seperti wilayah-wilayah atau daerah-daerah lainnya yang sudah ada organisasi warga Toraja," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Artikel Terkait

Terkini

Suasana Perayaan Natal di Paroki Bilogai Intan Jaya

Sabtu, 31 Desember 2022 | 18:27 WIB
X